Keluhkan DPT, Warga Minta Pemilihan RT/RW Ditunda

Keluhkan DPT, Warga Minta Pemilihan RT/RW Ditunda

MAKASSAR, UPEKS.CO.ID— Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilihan langsung ketua Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) se-Kota Makassar menjadi keluhan warga. Pasalnya, DPT yang disusun kelurahan tak up to date.

DPT yang digunakan kelurahan disinyalir masih menggunakan data lama. Sebab, sejumlah warga mengaku tak mengetahui soal pendataan warga yang bakal menjadi pemilih dalam kontestasi demokrasi tingkat lingkungan tersebut.

Bacaan Lainnya

Salah satu keluhan datang dari warga Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea. Warga RT 07 RW 014, A Jasruddin mengaku, dirinya tidak pernah menerima petugas yang melakukan pendataan. “Info dari kelurahan yang mendata ini penjabat sementara (Pjs) Ketua RT. Tapi, faktanya di lapangan tidak ada yang mendata,” katanya.

Masalah lainnya, ada pula warga yang pindah domisili sejak lama, namun masih masuk dalam DPT pemilihan ini. “Belum lagi yang sudah meninggal. Jadi, saya minta pemilihan ketua RT /RW di tunda dengan alasan DPT bermasalah,” katanya.

Terpisah, Lurah Buntusu, Nasrul mengatakan, ada sebanyak 5.916 DPT di wilayahnya. Data tersebut berasal dari pendataan yang dilaksanakan Pjs Ketua RT. DPT tersebut akan menggunakan hak suaranya untuk memilih 88 RT di Kelurahan Buntusu. “Tapi, ada juga calon tunggal dalam pemilihan ini. Jumlah mencapai 20-an calon,” katanya.

Ironisnya, Nasrul membenarkan adanya beberapa Pjs RT yang tidak melakukan pendataan pemilih. Alasannya, karena yang bersangkutan berada di luar kota. “Kami memang sudah mewanti-wanti Pjs RT untuk melakukan pendataan. Sehingga, data kelurahan yang digunakan,” kata Nasrul.

Sementara, perbaikan DPT tak memungkinkan lagi karena keterbatasan waktu. Dimana, jadwal pemilihan segera berlangsung, tepatnya pada 3 Desember nanti. (rul)