Sayangi Nyawa Sejak Dini, Kapolres AKBP Rise Bagikan Helm ke Anak di Jalan

Sayangi Nyawa Sejak Dini, Kapolres AKBP Rise Bagikan Helm ke Anak di Jalan

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Aksi simpatik digelar Polres Pelabuhan Makassar di tengah pelaksanaan Operasi Patuh 2025. Tak sekadar menindak pelanggaran, polisi justru tampil humanis dengan membagikan helm gratis khusus untuk anak-anak yang dibonceng sepeda motor.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Risa Sandiyantanti, turun langsung membagikan helm kepada pengendara yang melintas di Jl Nusantara, Makassar. Tak hanya helm, anak-anak juga mendapat bingkisan makanan ringan dari sang Kapolres.

Bacaan Lainnya

“Anak-anak sering dibonceng tanpa helm. Padahal ini sangat berbahaya. Kami ingin memberi edukasi dengan cara yang lebih lembut dan menyentuh,” kata AKBP Risa saat ditemui di lokasi, Rabu (23/7/2025).

Pembagian helm tersebut, menjadi bagian dari pendekatan persuasif dan edukatif yang diusung dalam Operasi Patuh tahun ini. Helm yang dibagikan pun semuanya berstandar SNI, yang artinya sudah teruji mampu memberi perlindungan maksimal.

“Keselamatan harus jadi prioritas. Helm itu bukan sekadar kewajiban hukum, tapi juga bentuk cinta kita ke anak-anak dan keluarga,” tambah AKBP Rise.

Polres Pelabuhan Makassar berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu perubahan di masyarakat. Operasi Patuh 2025 bukan semata tentang penegakan aturan, tapi juga upaya membangun budaya tertib berlalu lintas secara kolektif.

“Mulailah disiplin dari sekarang. Jangan tunggu sampai kecelakaan datang menjemput. Keselamatan itu harga mati. Kita semua punya peran menjaga nyawa di jalan,” pungkas Kapolres AKBP Risa.

Sementara itu, Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, menambahkan bahwa penggunaan helm berperan besar dalam menekan risiko kecelakaan fatal.

Disebutkan Aipda Adil, penggunaan helm bisa mengurangi risiko kematian hingga 42%, belm melindungi dari cedera otak permanen, helm juga menjaga wajah dari benturan dan debu jalanan.

“Kalau kita sayang keluarga, pakailah helm. Jangan tunggu kejadian baru menyesal,” imbuh Aipda Adil.

Pantauan di lapangan, lara orang tua yang tengah membonceng anak-anak tampak terkejut sekaligus senang dengan aksi tersebut. Salah satu pengendara, Rini (33), mengaku terharu.

“Biasanya kalau operasi, kami takut. Tapi ini beda. Anak saya malah dapat helm dan makanan. Saya jadi lebih sadar pentingnya keselamatan,” ujar Rini sambil tersenyum.(Jay)

Pos terkait