ENREKANG, UPEKS.co.id — Badan Anggaran DPRD Kabupaten Enrekang kecewa atas ketidakhadiran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang diundang untuk melakukan rapat. Padahal rapat ini sangat penting terkait Laporan pertanggungjawaban Bupati tahun 2024 dan terkait masalah laporan pemeriksaan BPK.
Rapat sempat di tunda pada hari Rabu (9/7/25) karena hanya dihadiri dua orang perwakilan TAPD, rapat dibuka kembali pada hari Kamis (10/7/2025) justru hanya dihadiri oleh satu orang dari TAPD yakni Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Rahmat Baharuddin.
Rahmat Anggota DPRD dari fraksi Demokrat menyampaikan kekecewaannya kepada eksekutif sebagai mitra kerja DPRD yang dianggap tidak menghargai undangan untuk menghadiri tepat tersebut.
“Saya melihat pihak TAPD tidak serius membahas LKPJ 2024 dengan tidak menghadiri rapat ini. Menurut saya, mereka tidak menghargai undangan yang kita berikan dan saya sangat kecewa karena sudah dua kali mereka di undang dan bahkan hari ini hanya dihadiri satu orang dari pihak TAPD “. Kata Rahmat.
Sementara itu, Wakil Ketua 1 DPRD Enrekang Abdurrachman Zulkarnain meminta agar rapat di tunda. Diapun mengutarakan kekecewaannya karena tidak adanya komitmen dari pihak Eksekutif untuk bekerja secara profesional.
” Saya juga merasa bingung, bagaimana ini, katanya mau melakukan reformasi ASN tapi faktanya sudah dua hari kita mengundang pihak eksekutif tapi hanya dihadiri satu orang dari TAPD, jadi sebaiknya kita agendakan lagi rapat berikutnya. Intinya sebagai mitra kerja kita sudah melaksanakan tugas dan tanggungjawab kita dengan baik. “. Ujar Abdurrachman Zulkarnain.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Idris Sadik terpaksa di tunda lagi. Idris Sadik menegaskan meskipun dipaksa untuk dilanjutkan tidak mungkin mampu dijawab dan dipaparkan oleh Rahmat Baharuddin sebagai perwakilan TAPD.
” Jadi kita tidak perlu lagi bertanya kepada Pak Rahmat sebagai perwakilan TAPD apakah dia mampu menjawab dan memaparkan semua persoalan yang akan kita bahas hari ini. Secara logika kita pasti sudah bisa melihat bahwa ini tidak mungkin dilakukan, jadi lebih baik rapat ini kita tunda lagi”. Tutup Idris Sadik.(Sry)

