Makassar, Upeks.co.id — Pentas Karya Mahasiswa Pendidikan Tata Rias Angkatan 2022 Jurusan PKK Prodi S1 FT UNM digelar di Mal Phinisi Point Makassar, di Atrium Tokyo.
Pentas berlangsung meriah. Penuh warna. Menampilkan berbagai hasil karya rias fantasi mahasiswa sebanyak 22 orang. Pentas ini sebagai bentuk implementasi dari Projek Mata kuliah Tata Rias Fantasi. Mengusung tema: Magical Metamorfosis.
Para mahasiswa menampilkan berbagai gaya rias mulai dari tata rias fantasi flora, fauna, seni lukis, relif, legenda dan karakter.
Kreativitas para calon Mikeup Art dengan ide-ide imajinasi dengan perpaduan warna facepainting dan bodypainting yang berani, herdo, garniture dan pelengkap busana serta tata busana yang mendukung keseluruhan tampilannya.
Ketua Program Studi PKK S1 ibu Dr. Andi Nur Maida, S.Pd, M.Si sekaligus penanggung jawab mata kuliah ini bersama tim mata kuliah Ibu Izmi Burhanuddin, S.Pd, M.Pd menyampaikan apresiasi, kolaborasi luar biasa atas kerja keras mahasiswa.
“Pentas karya ini menjadi ruang aktualisasi, berekspresi bagi mahasiswa untuk menggabungkan teori, teknik praktek dan seni dalam satu projek yang dipentaskan. Ini juga menjadi tolak ukur kompetensi mereka sebelum terjun ke dunia industri kecantikan dan fashion,” ujarnya.
Salah satu karya mahasiswa yang secara best total look Windy Ayu Tusnita dalam Rias fantasi flora Spirit of Bloom ini, menampilkan keindahan bunga tapak dara dalam berbagai warna seperti ungu, merah muda, merah, dan putih. Dirangkai membentuk pola tanaman merambat dari dahi, pipi, hingga leher, menciptakan kesan alami dan artistic sebagai simbol dari perjalanan manusia yang selalu bertumbuh, bermekaran melalui berbagai musim kehidupan.
Tata Rias fantasi Legenda Nyi Roro Kidul seorang putri cantik yang terkena guna-guna sehingga wajahnya berubah menjadi buruk rupa, make up ini menggambarkan sisi kekuatan dan keangkeran, riasan ini menggabungkan unsur mistis dan elegan dengan sentuhan horor yang mempesosa namun menegangkan serta memancarkan keanggunan sekaligus teror kematian. Merupakan karya atas nama mahasiswa Sultan.
Acara ini juga dihadiri oleh para dosen, guru SMK, alumni, praktisi kecantikan, serta keluarga mahasiswa.
Para pengunjung memberikan penghargaan atas keberanian dan inovasi dalam setiap penampilan.
Pentas karya ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi sebagai promosi juga menjadi momen evaluasi karya mahasiswa.
Hasil dari pentas ini akan menjadi penilaian dari ujian akhir semester. Dengan pentas karya mahasiswa ini dapat lebih percaya diri dan siap berkarya di dunia nyata, menjadi pendidik dan enterpiuner membawa nama baik almamater dengan kreativitas dan profesionalisme dalam bidang tata rias. (rls)

