Ketua TP PKK Enrekang Akan Terus Bergerak Melayani Masyarakat, Salah Satunya Penanganan Kasus Gizi Buruk

Ketua TP PKK Enrekang Akan Terus Bergerak Melayani Masyarakat, Salah Satunya Penanganan Kasus Gizi Buruk

ENREKANG, UPEKS.co.id — Kondisi Sulviana bayi berusia 6 bulan penderita gizi buruk dari Dusun Nating, Desa Sawitto, Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang kini berangsur membaik setelah sepekan dirawat di RSUD Maspul Enrekang. Anak bungsu dari 5 bersaudara ini adalah putri pasangan suami-istri Cambong (44) dan Danti (41).

Menurut penjelasan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Enrekang, drg. Hj. Sri Siswaty Zainal kondisi Sulviana saat dilarikan ke UGD dalam kondisi perut buncit, sangat lemas dengan berat badan 2,4 kg.

Bacaan Lainnya

Selain mengalami gizi buruk kondisi Sulviana diperparah dengan adanya penyakit penyerta yaitu Bronchopneumonia atau
Peradangan pada paru-paru.

Drg. Sri Siswaty Zainal mengatakan seharusnya anak dengan usia 6 bulan berarti badannya 7 kg. Namun pada kasus Sulviana justru berbeda saat lahir berat badannya 2,5 kg namun 3 hari kemudian berat badan Sulviana turun menjadi 2,3 kg.

Dalam kondisi ini, Sulviana dinyatakan mengalami gizi buruk (Marasmus). Meski harus berjalan kaki berkilo-kilo meter karena kondisi jalan Nating yang tak bisa dijangkau kendaraan akibat longsor, Sulviana akhirnya bisa dirawat di RSUD Maspul. Dari penjelasan Kabid Kesmas saat ini Sulviana sudah mengakami peningkatan berat badan.

Menanggapi adanya kasus gizi Buruk, Ketua TP PKK Kabupaten Enrekang Ny. Hj. Ratnawati Yusuf Ritangnga akan menginstruksikan kepada seluruh OPD terkait dan meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan terhadap kasus gizi buruk.

” Insyaallah saya sebagai Ketua TP PKK akan terus bergerak untuk bagaimana melayani seluruh masyarakat Kabupaten Enrekang salah satunya adalah penanganan gizi buruk”. Kata Hj. Ratnawati Yusuf R si sela acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2/5/25.

Selain ditangani oleh Dinkes, Sulviana juga mendapat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebesar 2 juta yang diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Enrekang drh. H. Junwar. (Sry).