Barru, Upeks — Dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional ke-55 Tahun 2025, Kementerian Agama Republik Indonesia melaksanakan Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Pohon Matoa secara serentak di seluruh Indonesia.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru turut ambil bagian dalam aksi peduli lingkungan ini dengan menggelar penanaman pohon yang dipusatkan di Kampus III Pondok Pesantren Putri DDI Mangkoso, Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari madrasah, RA, KUA, perguruan tinggi, instansi pemerintah daerah, sekolah, tempat ibadah, organisasi profesi, hingga masyarakat umum.
Ketua DPD PGMI Barru, Muslimin, S.H.I., M.Pd. selaku ketua panitia pelaksana melaporkan, sebanyak 1.025 bibit pohon matoa telah disediakan oleh PGMI Peduli Barru dan ditanam secara serentak di 315 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Barru.
Kegiatan penanaman pohon dimulai pukul 10.30 WITA dan diawali dengan penanaman secara simbolis di 10 lubang tanam oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Dr. H. Jamaruddin, S.Ag., M.Ag. bersama para kepala seksi dan penyelenggara lingkup Kemenag Barru.
Dalam sambutannya, Dr. Jamaruddin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus DPD PGMI Barru atas inisiasi penyediaan bibit pohon matoa. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga bumi sebagai warisan bagi generasi yang akan datang.
“Mari kita jaga bumi ini, karena kita hanya tinggal mewariskannya. Beramallah seakan-akan kamu akan hidup selamanya,” ujarnya, mengutip pesan Ali bin Abi Thalib.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan pembina Pondok Pesantren DDI Mangkoso yang telah memfasilitasi kegiatan ini dan mewakafkan lahannya sebagai lokasi penanaman.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso disampaikan Ketua STAI DDI Mangkoso, Prof. Dr. Muhammad Agus, S.Th.I., M.Th.I. Ia menekankan pentingnya semangat belajar, berkarya, dan berinovasi sebagai bentuk kontribusi terhadap masa depan.
“Jangan pernah berhenti belajar karena hidup tak pernah berhenti mengajarkan. Jangan pernah berhenti berkreasi dan berinovasi karena hidup tak pernah benhenti menginspirasi. Teruslah memulai kebaikan karena yang memulai kebaikan akan dikenang sepanjang masa dan teruslah membuat story catatan-catatan kebaikan karena story hari ini itu akan menjadi history di kemudian hari,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini seluruh kepala seksi dan penyelenggara lingkup Kemenag Barru, Kepala KUA se-Kabupaten Barru, pengawas pendidikan madrasah dan PAI, Ketua STAI DDI Mangkoso, Kepala Kampus III Pondok Pesantren DDI Mangkoso, serta perwakilan organisasi profesi seperti PGMI, AGPAI, IPARI, APRI, dan para guru madrasah dalam lingkup Pondok Pesantren DDI Mangkoso.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, penanaman pohon matoa ini diharapkan menjadi wakaf hijau yang bermanfaat bagi generasi masa depan, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi Kementerian Agama dalam menjaga kelestarian bumi.(rls)

