MAKASSAR, UPEKS.co.id — Jelang Hari Buruh Internasional atau May Day 2025, Polres Pelabuhan Makassar tak tinggal diam. Aparat kepolisian justru bergerak cepat membangun komunikasi lintas sektor, demi menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh semangat kolaborasi.
Hal itu dibangun Polres Pelabuhan Makassar dengan menggelar acara silaturahmi bersama Mitra Kamtibmas Polri, di Ruang Serbaguna Lantai 7 Gedung PT Pelindo IV Makassar, Kamis (24/4/2025).
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Rise Sandiyantanti memimpin langsung jalannya pertemuan. Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergi serta mengedepankan dialog terbuka antara polisi, buruh, pengusaha, dan masyarakat umum yang merupakan mitra Kamtibmas Polri.
“Polri terus membenahi pelayanan publik. Kami ingin lebih humanis dan responsif. Menjelang May Day, saya mengajak semua elemen untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif,” ajak AKBP Rise di depan tamu undangan.
Menurutnya, penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga, tapi harus dilakukan secara tertib dan dalam koridor hukum.
“Polres Pelabuhan Makassar siap mengawal setiap aksi damai dari teman-teman buruh pada saat May day. Jangan beri ruang pada pihak-pihak yang ingin mengacaukan keadaan,” tegasnya.
Acara ini turut dihadiri Wakapolres Kompol Nuraeni, GM Pelindo IV Makassar Iwan Sjarifuddin, Kabid Lala KSOP Makassar Bertus, serta puluhan perwakilan serikat pekerja, pengusaha pelayaran, komunitas pengusaha kontainer, mahasiswa, dan sejumlah media.
Rangkaian kegiatan meliputi diskusi interaktif, sesi tanya jawab, penyerahan bingkisan simbolis, hingga penandatanganan Fakta Integritas. Semua pihak berkomitmen menciptakan May Day yang aman, damai, dan bermartabat.
Suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi tampak mewarnai acara. Tidak sedikit peserta yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif Polres Pelabuhan Makassar yang dinilai cepat tanggap dan terbuka terhadap aspirasi publik.
Dengan semangat gotong royong yang terus dipupuk, Polres Pelabuhan Makassar yakin bahwa May Day 2025 bukan hanya menjadi panggung buruh, tetapi juga jadi momentum persatuan dan kemajuan bersama di Kota Daeng.(Jay)




