Genjot Pemanfaatan Al, Telkom Berhasil Hemat Anggaran Belanja Modal

Genjot Pemanfaatan Al, Telkom Berhasil Hemat Anggaran Belanja Modal

Makassar, Upeks – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) semakin agresif dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi bisnis.

Implementasi AI yang dilakukan perusahaan berhasil menghemat anggaran belanja modal (capex) secara signifikan.

Bacaan Lainnya

Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid, menegaskan bahwa AI bukan hanya digunakan untuk meningkatkan pendapatan, tetapi juga untuk mengoptimalkan biaya operasional dan belanja modal.

“Penerapan AI dapat meningkatkan efisiensi hingga 30–40% bagi perusahaan, termasuk BUMN. Di Telkom sendiri, AI membantu dalam perencanaan penggunaan capex agar lebih optimal,” ujar Fajrin dalam acara media gathering di Makassar, Kamis (20/3/2025).

Salah satu implementasi konkret adalah proyek Smart Capex, di mana AI digunakan untuk menganalisis lokasi pembangunan infrastruktur telekomunikasi secara lebih presisi.

Dengan sistem ini, Telkom dapat memastikan investasi pembangunan jaringan dilakukan di wilayah dengan potensi pelanggan yang tinggi, sehingga tidak ada investasi yang sia-sia.

“Kami tidak ingin membangun jaringan di tempat yang ternyata tidak memiliki pelanggan. AI membantu kami memproyeksikan kebutuhan infrastruktur dengan lebih akurat,” tambahnya.

Tak hanya di internal, Telkom juga mulai memonetisasi teknologi AI melalui anak usahanya, BigBox. Perusahaan ini telah menyediakan layanan kecerdasan buatan bagi pelanggan dari berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan industri.

Penerapan AI yang masif ini semakin menegaskan posisi Telkom sebagai pemimpin dalam transformasi digital di Indonesia. Dengan efisiensi capex yang signifikan, Telkom tidak hanya memperkuat daya saingnya tetapi juga membuka peluang pertumbuhan baru di era digital. (Mimi)