Kaka Beradik Diduga Disekap Orang Tuanya di Dalam WC Wisma, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Kaka Beradik Diduga Disekap Orang Tuanya di Dalam WC Wisma, Kini Dirawat di Rumah Sakit
Oplus_131072

 

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Personel Polres Pelabuhan Makassar, mengungkap dugaan penyekapan terhadap dua bocah di dalam kamar wisma di Wilayah Kecamatan Wajo, Makassar, Jumat (7/2/2025) dini hari.
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto mengatakan, awalnya anggota Bhabinkamtibmas mendapat informasi dari masyarakat dan menyampaikan adanya anak yang disekap oleh orang tuanya di dalam satu Wisma.
Kapolres menyampaikan, wisma yang menjadi lokasi disekapnya kedua bocah tersebut seperti kos-kosan. Saat personel melakukan pengecekan, rupanya benar ada anak yang disekap di dalamnya.
Kemudian lanjut Kapolres, dari Tim Opsnal Polres Pelabuhan dan Polsek Wajo langsung mengamankan bocah-bocah tersebut dan kedua orang tuanya.
“Jadi semalam kurang lebih jam setengah dua pagi kedua bocah itu sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dimintakan bagaimana assesmen kesehatannya, dimintakan visum dan pertolongan pertama, “kata Kapolres AKBP Restu saat ditemui di RS Bhayangkara, Jumat (7/2/2025).
Lanjut Kapolres mengatakan, hal itu dilakukan karena dikhawatirkan kondisi anak tersebut cukup kritis pada saat baru pertama kali ditemukan dan saat sampai di Rumah Sakit Bhayangkara.
“Kedua bocah kakak-beradik tersebut memang terlihat cukup kritis. Saat ditemukan ada banyak luka bakar di sekujur tubuhnya. Korban ditemukan dalam WC, “terang Kapolres Pelabuhan Makassar.
“Berdasarkan keterangan awal, luka yang dialami korban berupa luka melepuh atau luka bakar. Indikasinya, mereka disiram air panas, dan dari beberapa keterangan saksi, dua anak ini memang terkena siraman air panas,” sambungnya.
Pihak Polres Pelabuhan Makassar, saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh bentuk kekerasan yang dialami oleh korban serta memastikan hukuman yang setimpal bagi pelaku.
Saat ini, kedua bocah tujuh bersaudara itu tengah dirawat di RS Bhayangkara Makassar untuk memulihkan kondisi fisik dan kesehatan mereka yang sempat memburuk.
Sementara untuk terduga pelaku, yaitu ayah kandung korban berinisial AY (37) dan ibu tirinya NI (28) kini telah diamankan oleh Unit PPA Polres Pelabuhan Makassar.(Jay)