MAKASSAR, UPEKS.co.id — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Pallawa 2024-2025, di Halaman Apel Mapolda Sulsel, Rabu (31/7/2024).
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan, apel gelar pasukan ini menandakan Operasi Mantap Praja Pallawa 2024-2025 ini mulai dilaksanakan. Operasi Mantap Praja Pallawa ini akan digelar hingga 16 Desember 2024.
Dalam apel gelar pasukan ini kata Kapolda, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, elemen atau komponen. Mulai dari unsur TNI, Polri sebagai komponen utama, kemudian ada dari Basarnas, BPBD bahkan ada dari Senkom.
“Ini adalah komponen-komponen yang nanti menjadi bagian dalam proses Pilkada 2024 di Sulsel. Termasuk rekan-rekan penyelenggara Pilkada dan termasuk Pengawas juga hadir ikut gelar pasukan. Ini sama-sama kita bergandengan tangan untuk mencermati sekaligus melihat setiap tahapan Pilkada ini, ” ucap Kapolda.
Kemudian juga lanjut Kapolda Sulsel, jumlah personel khusus untuk Polda Sulsel yang akan dilibatkan ada 15 ribu. Tetapi tidak langsung dilibatkan, namun secara bertahap sesuai tahapan yang ada.
“Setiap tahapan diantisipasi, makanya penggelarannya juga tidak langsung dan tidak secara serta-merta, tetapi berdasarkan tahapan. Seperti saat ini diketahui sedang tahap penjaringan calon, “lanjutnya.
Disebutkan Andi Rian, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Mulai dari aspek geografis, Historis, kemudian dilihat juga dari jumlah pemilih yang besar. Kalau diperhatikan, sudah diketahui DPT gemuk di Sulsel dan itu juga menjadi perhatikan.
Disebutkan pula, tentunya Pilkada ini berbeda dengan Pilpres dan Pileg. Dimana antara yang memilih dengan calon saling kenal. Kemudian para pemilih ini saling kenal. Jangan sampai perbedaan pilihan akan menjadikan bahan untuk potensi gesekan.
“Sekali lagi saya imbau kepada masyarakat Sulsel, mari kita melakukan pesta demokrasi dengan senang. Silahkan beda pilihan, tapi jangan menjadikan alasan untuk kita berkomplik atau bergesekan sesama saudara, ” imbuhnya.
Sehingga saat apel gelar pasukan, Kapolda Sulsel juga menyampaikan beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian terhadap personel. Kapolda Sulsel meminta pastikan seluruh personel dan peralatan yang akan digunakan dalam operasi ini telah siap secara optimal.
Disampaikan juga, jangan ada ruang untuk kesalahan dan kelalaian dalam tugas, koordinasi yang baik antara seluruh elemen terkait, termasuk TNI, Satpol-PP, Linmas, dan instansi lainnya harus terus dijaga.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga netralitas dan integritas. kita harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjunjung tinggi hukum dan etika, ” beber Kapolda.
Kapolda juga meminta deteksi dini dan deteksi aksi terhadap potensi ancaman yang dapat
mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Tindak tegas, namun tetap sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.(Jay)

