Alami Delay, 189 Jemaah Haji Asal Kolaka Ikut Kloter 31 UPG 

Alami Delay, 189 Jemaah Haji Asal Kolaka Ikut Kloter 31 UPG 

Madinah, Upeks –Kelompok Terbang (Kloter) 31 UPG Debarkasi Makassar yang mengalami delay (keterlambatan, red), terdapat 189 jamaah haji asal Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra).

Alami Delay, 189 Jemaah Haji Asal Kolaka Ikut Kloter 31 UPG 
Kabag Kesra Setda Kolaka Syaifuddin Mustaming.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kolaka Syaifuddin Mustaming, saat dikonfirmasi, Selasa (15/7/2024).

Bacaan Lainnya

Disebutkan Kabag Kesra, sesuai jadwal besok, (16/7/2024) jamah haji Kolaka dan kabupaten lainnya tiba di Makassar, selanjutnya penerbangan ke Kendari.

“Jamaah Haji Kolaka 189 hanya 186 lanjut ke Kendari karena 3 jamaah singgah di Makassar lebih dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam kloter 31 UPG harus menunda kepulangan ke Tanah Air.

Selain jemaah asal Kabupaten Kolaka, juga terdapat jemaah asal Kabupaten Konawe Utara, Muna, Buton Selatan, Muna Barat,
Kota Kendari, dan Kabupaten Kolaka Utara.

Disebutkan, Pesawat Garuda dengan nomor flight GA 1231 mengalami kendala teknis sehingga gagal terbang. Berdasarkan jadwal, Kloter 31 berangkat dari Madinah 15 Juli 2024 pukul 18.00 WAS dan tiba di Makassar 16 Juli, 12.50 Wita.

Setelah penundaan, maka dijadwalkan berangkat dari Madinah 16 Juli 2024 pukul 01.50 WAS tiba di Makassar 16 Juli 2024 pukul 18.00 Wita.

“Bersama ini kami sampaikan, bahwa telah terjadi kendala teknis pada pesawat Boeing B 747-400 ER-BOS di Madinah, yang mengangkut Jemaah Embarkasi UPG Kloter 31, saat ini jemaah sudah diberikan Hot Meal dan akan diberikan Akomodasi, Rencana Kepulangan akan kami informasikan lebih lanjut”

Demikian petikan isi surat Dari Senior Manager Hajj Operation dan service Division Head PT. Garuda Indonesia, Sampirianto kepada Pimpinan PPIH Daker Bandara tertanggal 15 Juli 2024 pukul 06.40 WAS yang mengabarkan penundaan pemulangan jemaah Haji Kloter 31 asal Embarkasi Makassar dengan nomor Penerbangan GA 1231 dari Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah, Senin, 15 Juli 2024.

Kloter 31 UPG yang berisi 448 jemaah yang sebagian besar berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara ini tiba di Bandara AMMA Madinah Minggu, 14 Juli 2024 sekitar pukul 21.30 WAS dengan menumpang 11 buah Bus setelah meninggalkan Lokasi pemondokannya yakni Hotel Andalus Golden Madinah, dan direncanakan akan take off ke Tanah Air pada tgl 15 Juli 2024 pukul 01.50 WAS.

Menurut Kepala Daker Bandara, Abdillah, setiba di Bandara Madinah, jemaah UPG 31 ini langsung didorong ke pemeriksaan Imigrasi lalu ke ruang tunggu Terminal Hajj melalui Gate Zero, menunggu angkutan ke Hotel tempat Transit.

“Alhamdulillah, Kendala teknis pesawat ini diketahui sebelum takeoff, posisinya jemaah sudah berada di atas pesawat dan menuju landasan pacu untuk takeoff, sampai kemudian diketahui ada yang troble, sehingga pihak Garuda memutuskan untuk kembali ke Terminal, menurunkan kembali jemaah haji menuju Pavilium dan menyiapkan fasilitas hot Meal dan hotel transit, sambil menunggu proses penyelesaian kendala tekhnis yang dialami Pesawat,” kata Kadaker Bandara.

Saat ini jemaah Haji Kloter 31 UPG sudah diangkut menggunakan bus dari Pavilium 5 Bandara AMMA menuju Hotel Transit yang disiapkan oleh pihak Garuda yakni Burj Mawaddah Hotel yang berada diluar wilayah Markaziyah Madinah, dan informasi terakhir sudah istirahat setelah semalaman berada di Bandara AMMA.

“Kami tadi sudah berkoordinasi langsung dengan para petugas Kloter 31 UPG, dan kami minta agar setiba di Hotel Transit, apalagi kondisi jemaah sudah kelihatan sangat lelah, karenanya kami imbau jemaah lebih baik istirahat agar kondisinya kembali fit dan tidak melaksanakan kegiatan atau aktifitas di luar hotel supaya nantinya lebih mudah mengkoordinasikan bila jadwal keberangkatan yang baru sudah ada kepastian dari pihak Garuda, ”jelas Abdillah.

Kadaker Abdillah juga berharap agar pihak PT. Garuda Indonesia bisa merespon kekhawatiran jemaah haji Kloter 31 UPG yang sebagian besar berasal dari Prov. Sulawesi Tenggara terkait kepastian jadwal kepulangan, sebab setiba mereka di Embarkasi Makassar, mereka masih harus melanjutkan perjalanan lagi via udara menuju Sulawesi Tenggara, yang artinya ada reschedule pesawat domestik lagi dan armada bus yang mengangkut mereka ke daerah asal, mereka khawatir tiket pesawat dan bus mereka yang sudah terlanjur dipesan itu hangus percuma.

“Kepastian terkait hal ini penting, untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan kepada Jemaah haji Indonesia, Khususnya Kloter 31 UPG yang saat ini terdampak,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, Ketua Kloter 31 UPG dan jemaahnya belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian yang mereka alami, karena semuanya sudah istirahat di hotel Transit. (rls)