Polres Barru Gagalkan Penyelundupan dan Peredaran 30 Kg Sabu Asal Tarakan

Polres Barru Gagalkan Penyelundupan dan Peredaran 30 Kg Sabu Asal Tarakan

BARRU, UPEKS.co.id — Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Barru, menggagalkan penyelundupan dan peredaran sabu 30 Kg asal Tarakan, Kalimantan Utara. Sabu yang tersimpan dalam box tersebut, berhasil diungkap di Pelabuhan Awerange Mallusetasi.

Kapolres Barru, AKBP Dodik Susianto mengatakan, pengungkapan puluhan kilo narkotika jenis sabu itu berawal adanya informasi bahwa akan ada masuk barang haram melalui pelabuhan di wilayah Kabupaten Barru.

Bacaan Lainnya
 

“Dengan adanya informasi tersebut, saya perintahkan anggota Satreskoba untuk melakukan penyeledikan di wilayah pelabuhan yang ada di wilayah Barru. Yakni Pelabuhan Garongkong dan Awerange Mallusetasi, ” kata Dodik, Senin (29/4/2024).

Mantan Kapolsek Panakkukang ini menyebut, tim Satreskoba kemudian melakukan penyelidikan di Pelabuhan Awerange sekitar pukul 12.30 Wita, pada Rabu (24/4/2024).

Anggota saat itu mendapati seorang lelaki mengemudi mobil Honda Brio mendekati Pelabuhan dan membawa satu box paket warna putih yang disimpan di bagasi mobil.

“Anggota saat itu menghampiri dan menanyakan apa isi box tersebut.  Kemudian pelaku berinisial MZN, diperintahkan untuk membuka box putih itu. Ternyata di dapatkan 3 bungkus yang menurut pelaku paket tersebut adalah narkoba jenis sabu, ” sebut Dodik.

Anggota saat itu kata Dodik, kemudian mengamankan pelaku dan memanggil seorang ABK kapal berinisial BA. ABK kapal tersebut kata Dodik mengatakan bahwa masih ada paket milik orang itu (pelaku) di atas kapal.

“Anggota selanjutnya ditemani ABK mengangkat semua paket dari atas kapal yang di alamatkan kepada seseorang berinisial MZN. Pelaku MZN pun membenarkan bahwa paket itu dirinya akan menjemput, ” kata Dodik.

Adapun isi dari paket tersebut lanjut Dodik, terdiri dari 1 box ukuran kecil berisi 3 bungkus sabu, 1 box ukuran sedang dengan isi 4 bungkus dan 1 box ukuran besar dengan isi sekitar 23 bungkus.

“Jadi jumlah keseluruhan adalah 30 bungkus dan menurut pelaku sama dengan 30 kg. Pelaku dan barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolres Barru guna proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, ” jelas Dodik.

Perwira Polri dua bunga ini menerangkan, anggota saat ini masih melakukan pengembangan di lapangan. Pengembangan dilakukan dengan koordinasi dan di back up oleh Ditresnarkoba Polda Sulsel.

“Sesuai dengan arahan bapak Kapolda Sulsel, untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan agar tetap koordinasi dan di back up Ditresnakoba Polda Sulsel, ” beber Dodik.(Jay)

Pos terkait