Makassar, Upeks.co.id — Environmental ethics adalah salah satu topic diskusi dan juga isu global yang sedang hangat. Kita dituntut untuk memiliki pemahaman yang dalam serta kepekaan terhadap lingkungan. Sampah merupakan salah satu item yang santer didiskusikan dalam tema tersebut.
Permasalahan ini juga dirasakan di lingkungan kampus Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Gowa, dimana penanganan dan pengolahan sampah belum dianggap memadai sehingga problematika ini diangkat dalam salah satu topik Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA) siswa siswi MAN IC Gowa.
Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis, 22 Februari 2024 di Aula Pusat Pembelajaran Terpadu MAN IC Gowa yang diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas X dan XI.
Dengan mengangkat topik eco enzyme sebagai salah satu hasil fermentasi limbah organik dapur menjadi bahan yang memiliki banyak manfaat bagi alam dan manusia. Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu Dr. Ir. Sulaeha Thamrin, S.P.M.Si. Dosen Pertanian Spesialis hama dan penyakit Universitas Hasanuddin.
” System eco enzyme ini mampu mendaur sampah organic menjadi pupuk, pestisida alami, serta dapat mengurangi efek rumah kaca,” kata narasumber.
Sementara Ketua Panitia Raviqa, dalam kegiatan ini menghimbau agar seluruh civitas akademik lebih peka terhadap permasalahan lingkungan, utamanya sampah.
Diharapkan dengan seminar dan proyek ini, kesadaran siswa-siswa MAN IC Gowa lingkungan semakin meningkat. Di samping itu diharapkan proyek atau hasil pengolahan sampah organik ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai wujud mengurangi dampak pemanasan global.(rls)

