Makassar, Upeks.co.id — Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulsel, Ganjar Harimansyah menghadiri kegiatan Rapat Kerja (Raker) dan Orientasi Pengurus Asosiasi Guru Bahasa dan Sastra Indonesia (AGBSI) Sulsel, di Aula Balai Bahasa Provinsi Sulsel, secara hibrida.
Pengurus AGBSI Sulsel yang hadir secara luring sejumlah 13 orang yang berasal dari Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, Takalar, Jeneponto, Kota Palopo dan Kabupaten Enrekang. Pengurus yang lain pun turut berpartisipasi secara daring.
Dalam sambutannya, Ketua AGBSI Sulsel, Ronisalassa mengungkapkan, bahwa rapat kerja dan orientasi pengurus tersebut penting untuk menyusun program kerja dan meningkatkan kinerja organisasi.
Selanjutnya, Ketua AGBSI Pusat yang diwakili Suwarsono, menyampaikan arahan kepada pengurus AGBSI Sulsel agar organisasi ini senantiasa mengambil peran dalam meningkatkan kualitas guru Bahasa dan Sastra Indonesia dengan melakukan pelatihan guru, seminar dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan kapasitas pendidik.
Sementara Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulsel, Ganjar Harimansyah menegaskan, bahwa Balai Bahasa Sulsel siap mendukung program kerja AGBSI Sulsel. Ia mengharapkan, agar AGBSI Sulsel terus mendorong profesionalisme guru, baik dari aspek keilmuan, kualitas pembelajaran maupun tanggungjawab sosial.
“Kita harapkan AGBSI bisa menjadi “motor pendorong inspirasi” para guru Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) dengan pola 50:30:20 (50% menjadi tempat kerja dan berbagi praktik baik, 30% sebagai media dan sarana pelatihan para guru dan 20% menjadi tempat “curhat” bagi guru dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhannya,” ujarnya.
Adapun hasil rumusan program kerja AGBSI selama satu tahun, yakni webinar penyusunan modul ajar, penyusunan dan sosialisai kode etik guru, digitalisasi pembelajaran, kemah bahasa dan sastra, serta kampanye pengarusutamaan bahasa Indonesia melalui media sosial (Medsos).(rls)

