ENREKANG, UPEKS.co.id — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang bekerjasama dengan Sekolah Islam Athira Bone kembali melakukan penjaringan program beasiswa bagi pelajar berprestasi dari kalangan keluarga kurang mampu yang berlangsung di SMPN 1 Enrekang.
Seleksi ini bukan saja di ikuti oleh Siswa siswi dari Kabupaten Enrekang melainkan juga ada yang berasal dari Luwu dan Parepare.
Sebanyak 60 siswa siswi yang mengikuti seleksi penerimaan peserta didik yang akan masuk sekolah Islam bergengsi di Indonesia Timur ini. 60 siswa tersebut 17 orang dari SD dan 43 dari SMP/Sederajat.
Panitia seleksi yang juga Pimpinan Baznas Enrekang Dr. Ilham Kadir mengatakan ini adalah kali ke 7 Baznas Enrekang bekerjasama dengan Sekolah Islam Athira Bone melakukan penjaringan jalur beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dia menjelaskan sudah puluhan Siswa siswi yang berhasil lolos disekolah ini dan unggul hingga perguruan tinggi ternama di Indonesia.
” Tujuan kerjasama ini adalah kita ingin agar anak-anak dari keluarga tidak mampu secara ekonomi tapi cerdas bisa menikmati pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Intinya anak-anak yang cerdas tapi orang tuanya tidak mampu Baznas sekolahkan di sekolah-sekolah terbaik salah satunya di Sekolah Islam Athira Bone ini. Jadi tidak ada istilah tidak sekolah karena tidak mampu,” ujar Dosen Unimen ini.
Namun Ilham Kadir mengakui tidak mudah masuk ke sekolah tersebut. Untuk itu, dia menghimbau kepada masyarakat yang berniat ingin menyekolahkan anaknya di Sekolah Islam Athira Bone agar jauh-jauh sebelumnya mempersiapkan diri dengan mengikuti bimbingan belajar.
“Sebab rata-rata yang lulus bisa dikatakan hampir 70 persen itu karena mereka mengikuti bimbel. Jadi memang harus ada prakondisi yang akan membantu anak-anak dengan mudah dapat menjawab soal-soal itu”. Pungkasnya. (Sry)

