PALOPO, UPEKS.co.id — Gubernur melakukan kunjungan kerja di Palopo, Kamis (25/01/2024) hari ini.
Setelah tiba di bandara I Laga Ligo Bua, PJ gubernur Sulawesi Selatan Bachtiar Baharuddin langsung menuju ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palopo memantau kondisi logistik.
PJ Gubernur masuk ke dalam gudang Penyimpanan Surat Suara dan Kotak Suara yang disimpan di gudang rapi di gudang KPU Palopo.
Saat melakukan pemantauan PJ Gubernur disambut Ketua KPU Palopo Irwandi Djumadin, dan komisioner KPU lainnya.
Pj Gubernur bertanya kepada komisioner KPU, Wandi Ismail apakah ada kotak suara cadangan, “tidak ada pak gubernur kalau surat suara ada cadangan, ” ujarnya.
Bukan hanya melakukan pemantauan di dalam gudang logistik KPU, PJ Gubernur juga memantau kondisi pengamanan di depan Kantor KPU didampingi Kapolres Palopo AKBP Safi’i Nafsikin, PJ Gubernur bertanya kepada pengamanan pos.
“Jadi bapak bagaimana cara memberikan laporan, “tanya Pj Gubernur yang dijawab oleh pihak pengamanan dari polisi yang menjaga depan KPU Palopo.
Kepada wartawan Pj Gubernur mengatakan saat ini di Palopo berdasarkan pantauannya tidak ada lagi zona merah atau daerah rawan. Meski masih ada daerah yang belum ada sinyal tapi ada rekapan.
Pj Gubernur Sulawesi Selatan yang didampingi Pj Walikota Palopo, Asrul Sani, melanjutkan kunker nya dii Lapangan Pancasila melihat kondisi pelaksanaan Pangan Murah. Saat di situ Pj Gubernur mencoba beberapa jajanan yang disiapkan sekaligus membelinya seperti kripik pisang khas Palopo.
Kemudian perjalanan di lanjutkan ke Pasar Sentral Palopo khususnya pasar ikan, dan melihat komuditi sayur mayur dan rempah. Pj Gubernur juga bercengkrama dengan para pedagang di pasar Sentral Palopo.
“Tolong pasar kami diperbaiki pak khususnya di sini pasar ikan, ” ujar salah seorang pedagang di pasar dan dijawab Pj Gubernur “itu jadi tugas Pj Walkota Palopo “.
Didampingi Kepala Dinas Perdagangan Palopo, Nurlaili, Pj Gubernur mengatakan Palopo ini perekonomiannya bagus mampu menjaga inflasi, ia mengatakan saat ini bukan lagi menjadi sembilan bahan pokok tapi ada 25 bahan pokok seperti bawang dan sayur mayur.
“Berdasarkan pantauan kami saya lihat semua tersedia meski ada memang beberapa yang harganya masih tinggi namun yang terpenting masih ada tersedia, “ungkapannya pada wartawan. (echa)

