ENREKANG, UPEKS.co.id — Angin puting beliung yang terjadi di Dusun Buntu Dea, Desa Tongko, Kecamatan Baroko (14/1/2024) lalu memporak-porandakan rumah warga.Salah satu rumah yang mengalami kerusakan akibat badai angin puting beliung adalah rumah Becce (50). Rumahnya benar-benar hancur, yang tersisa hanya lantai dan puing-puing berserakan.
Melihat kondisi tersebut, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baroko langsung turun tangan sejak hari Ahad (14/01) mengulurkan bantuan kebutuhan harian, kemudian melakukan asesmen dan membuat proposal ke Baznas Enrekang.
Setelah dikroscek, akhirnya disepakati oleh Pimpinan Baznas Enrekang untuk segera menyalurkan bantuan kepada para korban angin puting belung.
Rumah milik Becce yang tinggal bersama Ibunya adalah yang terparah, karena benar-benar hancur dan harus dibangun kembali dari awal. Besar bantuan yang diterima Becce sebesar 10 juta rupiah. Selain Becce, enam rumah lainnya juga terdampak, dan mendapat bantuan dari Baznas dengan nominal bervariasi, masing-masing adalah: Sukardi : Rp 500.000, Kadang : Rp 2.000.000, Fitrawan : Rp 1.000.000, Samsul : Rp 2.000.000, Rasid : Rp 2.000.000, dan Tahir Basri : Rp 1.000.000.
Becce sangat berterima kasih, tak sanggup menahan air matanya yang jatuh menetes. Perasaannya sulit digambarkan dengan kata-kata. Dengan nada terbata-bata ia berujar,
“Tidak tau lagi saya harus bagaimana, rumah tempat tinggal kami hancur, ibu trauma, saya juga bingung, bagaimana harus memulai membangun tempat tinggal kami ini. Untunglah kita semua datang, terima kasih banyak Pak,” ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan Baznas Enrekang, H. Kamaruddin mengatakan bantuan yang diberikan Baznas tidaklah dapat membangun rumah Becce seperti sedia kala jika masyarakat tak turun tangan membantu.
“Ini bantuan kami hantar bersama Pimpinan Baznas dan disaksikan oleh Pemerintah setempat, Pak Camat, Ketua UPZ, dan pegawai dari Kecamatan Baroko lainnya. Karena dana ini belum cukup, maka kami harap agar Pemerintah setempat bersama masyarakat melakukan giat gotong royong membangun kembali rumah milik Becce,” ujar H. Kamaruddin.
Pimpinan Baznas lainnya, Ilham Kadir juga menyampaikan bahwa kehadiran Baznas kepada mereka yang terkena musibah seperti Becce adalah sebuah keniscayaan.
“Jelas. Harus dibantu, ini tempat tinggalnya hilang, kebutuhan pokok. Kami harap agar minggu ini segera dibangun kembali rumahnya. Saat ini Becce bersama ibunya hanya tinggal di bawa tenda. Sangat menderita.” Terangnya.
Ilham Kadir juga menyampaikan pada masyarakat luas, bahwa jangan ragu untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah di Baznas Enrekang, sebab terbukti memberikan manfaat yang nyata bagi para mustahik. Becce yang jadi korban puting beliung adalah salah satu contohnya.
Bantuan diserahkan langsung di lokasi korban puting beliung, Dusun Buntu Dea, Desa Tongko Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang, Kamis (18/01/2024). (Sry)

