PRUAnugerah Syariah, Produk Terbaru Prudential Miliki 8 Keuntungan

PRUAnugerah Syariah, Produk Terbaru Prudential Miliki 8 Keuntungan

MAKASSAR, UPEKS.co.id – PRUAnugerah Syariah, produk terbaru dari PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) diluncurkan pada Oktober 2023.

PRUAnugerah Syariah ini menawarkan persiapan warisan atau perencanaan keuangan jangka panjang.

Bacaan Lainnya

Juga disebut sebagai salah satu inovasi syariah pertama di Indonesia yang menawarkan perlindungan jiwa untuk persiapan warisan.

Head of Product Development Prudential Syariah Bondan Margono mengatakan, hasil survei Empowering Aspirations: Financial Preparedness in Asia yang dikeluarkan Prudential menunjukkan bahwa 64 persen masyarakat punya kekhawatiran bagaimana memenuhi kebutuhan masa depannya apabila sesuatu yang buruk terjadi di masa yang akan datang.

“Bahkan hanya 9 persen yang memiliki dana darurat yang cukup untuk 6 bulan. Prudential Syariah melihat perlu adanya proteksi untuk mereka, dan memenuhi kebutuhan masa depan,” kata Bondan kepada wartawan, Selasa (28/11/2023).

Bondan juga menyebut bahwa ada delapan keuntungan PRUAnugerah Syariah. Pertama, ada Manfaat Dana Usia Mapan dengan besaran hingga 100 persen dari total kontribusi yang akan dibayarkan sekaligus.

“Dana ini cair ketika nasabah yang diasuransikan sudah berusia 60 tahun atau polis sudah berusia 25 tahun,” jelas Bondan.

Kemudian ada perlindungan jiwa yang akan terus berjalan hingga usia peserta yang diasuransikan mencapai 120 tahun.

“Santunan asuransi perlindungan jiwa ini hingga 150 persen sejak awal kepesertaan. Ini di luar dana usia mapan. Jika meninggal kecelakaan dibayarkan 350 persen,” jelas Bondan.

Selain itu, juga dalam PRUAnugerah Syariah nasabah dapat memilih untuk mewakafkan sebagian santunan asuransinya hingga 45 persen santunan asuransi dan 1/3 manfaat dana usia mapan.

“Dengan kontribusi mulai dari Rp500 ribu per bulan, PRUAnugerah Syariah diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lagi keluarga Indonesia untuk membantu mereka mempersiapkan warisan hingga miliaran,” katanya.

Ada juga manfaat bebas kontribusi hingga 50 persen apabila peserta yang diasuransikan terdiagnosis 1 dari 60 kondisi penyakit kritis sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam polis.

“Pada 2022, lebih 12 ribu peserta dari Sulsel. Total klaim yang terbantu hingga Rp29 miliar. Peserta di Sulsel ini cukup besar dari total 150 ribu peserta. Segmen yang mau ditingkatkan di Sulsel adalah jaminan bagi keluarga untuk menata kehidupan yang lebih lanjut,” tandasnya. (Mit)

Pos terkait