Terima Jemaah Kloter 6 UPG, Asisten Pemkab Sinjai: di Tengah Masyarakat Kemabruran Haji Teruji

Terima Jemaah Kloter 6 UPG, Asisten Pemkab Sinjai: di Tengah Masyarakat Kemabruran Haji Teruji

Makassar, Upeks–Jemaah Haji Kabupaten Sinjai yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 bersama jemaah Kota Makassar, tiba di Asrama Haji Sudiang, Sabtu (8/7/2023).

Kedatangan jemaah Sinjai dan Makassar disambut jajaran Pemerintah Kabupaten Sinjai yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, A. Irwansyahrani Yusuf dam sejumlah pejabat dari Sinjai.

Bacaan Lainnya
 

Irwansyahrani, tak lupa menyampaikan ucapan syukur jemaah haji Sinjai telah tiba di tanah air dengan selamat, dan dalam keadaan sehat wal afiat.

Mantan Kadis Perhubungan Sinjai, ini mendoakan semua jemaah mendapatkan haji mabrur dan menjadi teladan dan contoh di tengah masyarakat.

“Kepada para jemaah agar tetap menjaga perilaku dan tutur kata setelah pulang berhaji karena menurutnya justru di tengah masyarakatlah kemabruran haji para jemaah teruji,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur. Menjadi inspirasi, contoh dan teladan di tengah masyarakat,” sambungnya.

Jemaah haji kloter 6 ini tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pukul 20.40 WITA. Selanjutnya rombongan jemaah diarahkan ke aula Arafah Asrama Haji untuk mengikuti prosesi penyerahan dan penerimaan secara singkat oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) debarkasi Makassar kepada PPIH Daerah.

Kloter 6 yang diserahkan Ali Yafid selaku Sekretaris PPIH debarkasi Makassar ini berjumlah 384 jemaah, dengan rincian 227 jemaah haji Sinjai, 156 jemaah haji Kota Makassar dan 1 jemaah asal Kab. Jeneponto (tanazul) serta petugas kloter. Tercatat 1 jemaah di kloter 6 ini wafat di tanah suci atas nama Alwani Syolle Saude (67) asal Kab. Sinjai. 

Dengan kedatangan jemaah haji kloter 6 ini, Total keseluruhan jemaah embarkasi-debarkasi Makassar yang telah kembali ke tanah air sebanyak 2348. Adapun jumlah jemaah haji asal debarkasi ini yang wafat di tanah suci sebanyak 31 orang, dengan rincian Sulsel 14 orang, Sultra 2 orang, Sulbar 3 orang, Maluku Utara 6 orang, Gorontalo 2 orang, Papua 1 orang, Maluku 1 orang dan Maluku Utara 2 orang.(rls)