Direktur KSKK : Kurikulum Operasional Madrasah Mengacu Kurikulum Merdeka

Direktur KSKK : Kurikulum Operasional Madrasah Mengacu Kurikulum Merdeka

Palembang, Upeks–Kurikulum Operasional Madrasah dikembangkan dan dikelola dengan mengacu kepada struktur kurikulum merdeka dan standar yang ditetapkan oleh Pemerintah dan menyelaraskannya dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, madrasah dan daerah.

Direktur KSKK : Kurikulum Operasional Madrasah Mengacu Kurikulum Merdeka
Prof Isom

“Dalam menyusun kurikulum operasional, madrasah diberikan wewenang untuk menentukan format dan sistematika penyusunannya selaras dengan kekhasan budaya lokal,” kata Prof Mohammad Isom, Direktur KSKK Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI pada acara pembukaan Workshop Penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah melalui zoom meeting, Rabu (17/5/2023).

Bacaan Lainnya

Kegiatan Workshop Penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah di Hotel The Zuri Komplek Transmart Palembang, Sumsel. Workshop ini diikuti oleh 52 peserta, diantaranya beberapa kepala madrasah, dan utusan Kantor Wilayah Kementerian Agama dari beberapa provinsi se Indonesia.

“Khusus pada Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), kurikulum operasional madrasah adalah kurikulum implementatif yang disusun berdasarkan potensi madrasah, potensi daerah dan penyelarasan dengan mitra dunia kerja. Sedangkan MA Plus Keterampilan dapat mengadaptasi untuk penguatan pendidikan vokasinya,” terang Prof Isom.

Menurutnya, banyak hal yang harus dibenahi, diubah dan banyak komponen yang perlu disempurnakan agar pembelajaran semakin berkualitas sehingga mampu mewujudkan madrasah yang menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam mendidik putra-putrinya.

Terkait Kurikulum Merdeka, kata Prof Isom, memiliki keunggulan yaitu lebih sederhana artinya fokus pada materi esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Belajar menjadi lebih mendalam, bermakna, tidak terburu-buru dan menyenangkan.

Sementara perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Hj. Tati dalam sambutannya mewakili Kakanwil dan Kabid Pendidikan Madrasah mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI yang mempercayakan Sumsel sebagai tuan rumah dilaksanakannya kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh peserta kegiatan untuk serius mengikuti kegiatan tersebut demi peningkatan kualitas pendidikan madrasah di seluruh wilayah Indonesia.

“Pengembangan dunia pendidikan harus terus kita lakukan, tentunya menyesuaikan dengan kondisi zaman maupun kebutuhan peserta didik dalam menjawab tantangan dunia pendidikan di masa depan,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pejabat dari subdit kurikulum diantaranya Kasubdit kurikulum dan evaluasi Dr. H. Suwardi, M.Pd, Kasi Madrasah Aliyah Dr. Zulkifli, Kasi MI/MTs Chundasah, M.Pd dan Kasi Raudhatul Athfal Dr. Kartini. (rls)