APH Didesak Usut Dugaan Praktik Jual Beli Alsintan di Dinas Pertanian Takalar

APH Didesak Usut Dugaan Praktik Jual Beli Alsintan di Dinas Pertanian Takalar

Takalar,Upeks.co.id– Praktik jual beli bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) berupa Hand Tractor atau Traktor Tangan tahun 2022 lalu disinyalir melibatkan oknum pejabat Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Takalar.

“Praktik jual beli sejumlah Alsintan jenis traktor tangan di tahun 2022 lalu disinyalir kuat melibatkan oknum Kadis Pertanian Takalar, Haris Kulle. Memang pak Kadis tidak menjual secara langsung, tapi melalui orang suruhannya. Nah, orang suruhannya itu yang mencari dan menawarkan jasa pengurusan kepada kelompok tani (Poktan) agar bisa mendapat bantuan Alsintan itu,” beber sumber yang dirahasiakan identitasnya, Jumat (16/2/2023).

Bacaan Lainnya

“Olehnya itu, kami mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut dugaan praktik jual beli Alsintan ini. Karena sangat merugikan masyarakat, khusunya Poktan yang seharusnya dapat tapi dialihkan ke kelompok lain yang menyetor uang. Silahkan cek nama Poktan penerimanya di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), disitu akan ketahuan semuanya,” lanjutnya.

Ia mengaku, tahun lalu, tepatnya bulan September hingga Desember 2022 lalu,  ada oknum LSM yang menawarkan jasa pengurusan bantuan Alsintan kepada Poktan di Takalar. Setelah mendapat dan harga yang ditawarkan disetujui oleh Poktan, maka Poktan disuruh membuat proposal bantuan Alsintan dan diserahkan ke oknum suruhan tersebut untuk diberikan kepada Kadis Pertanian Takalar.

“Penyaluran Alsintan traktor tangan tidak ada yang gratis, ada harga yang dipatok. Biasanya oknum jual Alsintan ke Kelompok Tani senilai Rp15 juta per unit traktor tangan. Nah, dari Rp15 juta itu, si oknum ini setor ke Pak Kadis sebesar Rp10 juta. Tahun lalu, ada tiga unit hand tractor yang dijual oleh salah satu oknum LSM di Takalar,” akunya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Haris Kulle yang dikonfirmasi enggan berkomentar mengenai adanya praktik jual beli Alsintan tersebut. Pesan singkat yang dilayangkan via WhatsApp pun hanya di baca, namun tidak dibalas. (rif)