MAROS, Upeks.ci.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Maros Chaidir Syam meninjau langsung lokasi tanah longsor di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana Kamis (29/12/2022) sore.
Sudirman mengatakan, ada empat rumah yang terdampak dan seluruhnya akan direlokasi ketempat yang lebih aman. “Seluruh rumah yang ada dibantaran ini akan direlokasi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.
Pemerintah akan menyiapkan lahan tersebut sebagai hunian tetap bagi korban tanah longsor.
“Kami akan carikan lokasinya yang tak jauh dari sini, tapi juga aman, tahun depan akan dilakukan relokasinya, ” bebenya.
Menurutnya hunian masyarakat yang ada dibantaran memang menjadi rentan terhadap kemungkinan terdampak longsor maupun tanah retak. Pihak Pemrov Sulsel juga akan memberikan bantuan untuk dana tunggu hunian, dana ini akan digunakan sambil menunggu hunian tetap nantinya.
Untuk penanggulangan bencana tanah longsor ini pihaknya akan melakukan mitigasi ulang.
“Cuacanya sangat ekstrim dan semakin tidak terpolakan makanya kami akan lakukan mitigasi ulang kebencanaan,” bebernya.
Namun rencana tersebut terlebih dahulu akan dimatangkan. “Ini mitigasi jangka panjang, tidak mungkin juga kita lakukan sekarang, kita terlebih dahulu akan melihat pola airnya bagaimana, kondisi tanahnya dan tanggulnya bagaimana,” jelasnya.
Pihaknya juga memberikan bantuan kepada kekuarga korban sebesar Rp60 juta.
Sementara itu Camat Cenrana, Ismail Madjid mengatakan hingga hari ketiga masih terus dilakukan pencarian lima korban longsor.
Ia menyebutkan lima korban tersebut adalah Emi (31) Dilla (6) Adel (12) Cecung (3), Rumang (80).
“Ada lima korban masih dalam proses pencarian,” katanya. Ia menyebut, total warga 19 warga yang menjadi korban dalam musibah ini.(alfi)

