ENREKANG,UPEKS.co.id— Meski Muktamar Muhamadiyah ke 48 baru akan digelar pada tanggal 18 hingga 20 November 2022 mendatang, namun Panitia dan Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) sudah mempersiapkan diri jauh hari sebelumnya.
Kurang lebih 100 orang termasuk penggembira akan diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan yang akan digelar di Solo, Jawa Tengah.
Baharuddin mengatakan, rombongan akan dilepas Bupati Enrekang, Muslimin Bando di Gedung Pendopo Rujab Bupati. Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Enrekang ini berharap perjalan rombongan kali ini tak ada kendala.
“Harapan kami pemberangkatan kali ini insyaallah optimis lancar lancar saja mulai dari awal kami bekerja mempersiapkan segala sesuatunya, karena peserta tidak terlalu banyak di banding Muktamar sebelumnya”. Ujar Bahar.
Dia menjelaskan, beberapa faktor faktor berkurang peserta penggembira antara faktor ekonomi lagi krisis, daya beli rendah, juga faktor waktu karena kegiatan ini dilaksanakan bukan pada masa liburan.
“Disamping itu juga faktor vaksin. Masih ada warga dan simpatisan belum lengkap vaksin 3 booster. Insyaallah berangkat Senin malam tanggal 14 pukul : 8.00 dan naik kapal tanggal 15 jam 6.00 pagi”. Ujar Dosen UNIMEN ini.
Ketua PD Muhammadiyah Enrekang, KH. Kamaruddin Sita menyampaikan terimakasih pada warga dan simpatisan Muhammadiyah atas atensi , cinta dan loyalitas Organisasi kepada Muhammadiyah l.
“Momen Muktamar ini dilakukan sekali dalam 5 tahun. Diusia Muhammadiyah ke 103 dan Muktamar ke 48, sungguh luar biasa, pengorbanan waktu, materi untuk menggembirakan Muhammadiyah langsung di arena lokasi Muktamar di solo Jawa tengah”. Kata KH. Kamaruddin Sita.
“Di tengah daya beli masyarakat yang rendah akibat krisis, Allah SWT memberi Rezeki,kesempatan serta kekuatan untuk berangkat bersama-sama. Mohon dukungan dan doakan semoga perjalanan kami lancar dan pelaksanaan Muktamar sukses”. Kata Direktur Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Cece Enrekang ini.
Kategori peserta Muktamar yaitu utusan peserta anggota Muktamar sebanyak 8 orang dari Muhammadiyah dan 6 peserta dari Aisyiyah, sedangkan penggembira tidak dibatasi, sejauh peserta yang sudah terdaftar sekitar 100 orang.
“Pengalaman tahun kemarin, peserta Enrekang terbanyak kedua – ketiga dari Sulsel, artinya Muhammadiyah Enrekang animo dan loyalitas kader dan simpatisan organisasi masih semangat mensukseskan Muktamar, apalagi pelaksanaannya digelar di kampung presiden RI Joko Widodo. Ujar Bahar. (Sry)

