ENREKANG,UPEKS.co.id— Salah satu layanan yang sempat terganggu saat aksi mogok kerja dilakukan Persatuan Tenaga Honorer UPT RSUD Massenrempulu Enrekang adalah Instalasi gizi.
Jika pelayanan kesehatan tetap dilaksanakan meski aksi berjalan menurut Kabid Pelayanan RSUD Maspul, dr Hairul, namun justru Instalasi Gizi sangat terganggu karena honorer yang memasak juga mogok masak.
Kepala Bidang Penunjang RSUD Maspul, Lapananrang Mustafa menjelaskan, aksi ini pastilah ada efeknya. Untuk memenuhi kebutuhan makan para pasien rawat inap terpaksa bagian Instalasi Gizi harus memesan Katering.
Lapananrang mengatakan, untuk memenuhi gizi para pasien dengan berbagai penyakit, di Instalasi Gizi terdapat dua dokter Ahli Gizi yang menangani.
“Saya hanya tetap memantau makanan yang dipesan lewat Katering harus sesuai standar diet, tetap sesuai standar menu,” Kata orang yang akrab disapa Andang ini.
“Kalau saya hanya laporannya ditunggu, yang terpenting jangan ada pasien yang tidak makan, jangan ada pasien yang tidak tercukupi pemenuhannya dan jangan ada pasien yang longgar dietnya, gizinya harus tercukupi,” Tambahnya.
Sayangnya saat Wartawan mendatangi Instalasi Gizi RSUD Maspul, semua ASN yang bertugas ditempat ini menghindar dan menolak untuk dimintai komentarnya.
Yang menjadi pertanyaan keluarga pasien, apakah menu yang dipesan melalui Katering tersebut mampu memenuhi kebutuhan pasien yang memiliki riwayat penyakit yang berbeda satu sama lainnya.
Apakah betul sesuai standar yang dijelaskan Kabid Penunjang, karena jangan kan bisa melihat isi kotak nasi yang disiapkan pihak Katering, nasi kotak itu begitu cepat berlalu dari hadapan wartawan. Petugas Instalasi Gizi begitu cepat bawa lari makanan tersebut. (Sry)

