MAROS,UPEKS.co.id— Masyarakat Kabupaten Maros akan mendapatkan kesempatan luas mengenyam pendidikan di Politeknik Penerbangan Makassar.
Hal ini tertuang dalam perjanjian kerja sama (MOU) yang ditandatangani Bupati Maros dan juga manajemen Politeknik Penerbangan Makassar, di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Senin (17/10/2022).
Direktur Utama Poltek Penerbangan Makassar, Saptandri Widiyanto menjelaskan kebutuhan akan tenaga teknis pada bidang transportasi udara di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat.
Hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah penerbangan pasca pandemi.
Dengan Kuatnya perkembangan dan pertumbuhan industri aviasi Indonesia saat ini, akan membuka peluang-peluang baru bagi bisnis Penerbangan, salah satunya dalam bidang SDM transportasi.
“Melihat peluang tersebut, menjadi langkah tepat yang dapat dimanfaatkan Pemkab Maros untuk dapat mengambil bagian dengan cara meningkatkan SDM Putra Putri daerah menjadi lebih unggul dalam bidang Penerbangan,” ujarnya.
Menurutnya, penandatanganan MOU ini menjadi peluang yang sangat besar untuk putra putri daerah khususnya Pemkab Maros untuk pengembangan SDM di Dunia Penerbangan.
“Kerja sama antara Poltek Penerbangan Makassar dan Pemkab Maros akan memberikan kontribusi yang nyata bagi penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Poltek Penerbangan Makassar,” tuturnya.
Selain itu, Saptandri juga berharap perwujudan MOU ini tidak hanya memberikan manfaat untuk kedua belah pihak saja.
Namun juga bermanfaat bagi calon pemuda Indonesia yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa yang menggeluti bidang penerbangan.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan penandatangan kerja sama ini dilakukan untuk mendukung visi misi pemerintahan, yakni menciptakan SDM yang berkualitas.
“Bagaimana kedepan Poltekbang dan Pemkab bisa memberi peluang buat anak-anak Maros untuk mendapatkan pendidikan di Poltek Penerbangan Makassar,” ucapnya.
Ia menuturkan putra -putri terbaik Maros nantinya akan dibuatkan kelas khusus. Akan ada kriteria khusus yang musti dimiliki, untuk bergabung ke dalam kelas khusus tersebut.
“Poltekbang memang terbuka untuk umum dan namun kuotanya sangat terbatas karena sistem ikatan dinas. Dengan MOU ini bisa direncanakan kelas khusus dimana hanya anak-anak terbaik yang memenuhi kriteria yang bisa masuk di sana,” ujarnya. (***)

