Talkshow Nasional HCTS Sedunia, Hasnah Syam Didaulat Jadi Narasumber

Talkshow Nasional HCTS Sedunia, Hasnah Syam Didaulat Jadi Narasumber

Barru,Upeks.co.id— Ketua TP PKK Kabupaten Barru, drg.Hj. Hasnah Syam MARS mendapat kepercayaan untuk menjadi salah satu narasumber Talkshow  tingkat nasional dalam acara peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia (HCTS) tahun 2022.

Kegiatan itu diselenggarakan di Hotel Westin Jakarta , Senin (17/10/2022).

Bacaan Lainnya

Didaulatnya Ketua TP PKK Kabupaten Barru untuk menjadi narasumber tingkat nasional dinilai sangat tepat karena memiliki kompetensi di bidangnya.

Ketua Ormas DPC LAKI Kabupaten Barru, Andi Agus menilai, didaulatnya Ketua TP PKK Kabupaten Barru untuk menjadi narasumber dalam even tingkat nasional sangat tepat mengingat kompetensi yang dimiliki dalam bidang kesehatan sudah tidak diragukan lagi .

Menurut Andi Agus, dilihat dari latar belakang pendidikan Ibu Dokter (Sapaan akrab, drg Hj. Hasnah Syam, pertama pendidikan Strata 1 dan S2 semua dari kesehatan.

Dia juga mantan Kepala Dinas kesehatan dan saat ini menjadi anggota komisi IX DPR RI pun membidangi kesehatan.

Selain itu, kata Andi Agus, kepedulian dan  dukungan penuh yang diberikan ibu dokter selaku Ketua TP PKK Kabupaten Barru dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat juga dinilai sangat besar.

“Ini menjadi penilaian panitia pelaksana memberi kehormatan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Barru menjadi salah satu Narasumber,” kata Andi Agus.

Dalam acara talkshow itu, selain Isteri Bupati Barru Ir. H.Suardi Saleh, MSi, juga ada Narasumber lainnya diantaranya Niken Ketua PKK Magelang, Priska Ketua PKK Gowa dan Sonya dari Bandung.

Para narasumber membahas terkait Peran perempuan dalam menuntaskan CTPS dan 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Selain itu, peran HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) dalam membina sistem sanitasi lingkungan untuk percepatan SBS (Stop Buang Air Besar Sembanrangan) dan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan serta penurunan angka stunting turut dibahas. (Wahyuddin Suyuti)