GOWA,UPEKS.co.id— Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan oleh Komunitas Persaudaraan Cere’ Buttaya (CerBut) dihadiri sejumlah tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan pegiat seni budaya Sulawesi Selatan, berlangsung di Jalan Andi Mallongbassang, Sungguminasa,Jumat (28/10/22) malam.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan para musisi lintas generasi berbagai genre, Mulai dari Rock Alternatif, Balada, Blush, Dandut Koplo, SK dan Langgam Makassar Milenial binaan Cere’ Buttaya.
Budayawan Sulawesi Selatan, Asmin Amin yang tampil dengan puisi bertajuk hakikat persaudaraan menjadikan suasana perayaan Sumpah Pemuda di Rumah Persaudaraan mengatakan perayaan ini merupakan momentum menjaga persatuan.
“Puncak peringatan Sumpah Pemuda oleh Cere’ Buttayya menjadikan momentum hari sumpah pemuda sebagai spirit persatuan tetap terjaga” kata Asmin Amin.
Hadir pula beberapa Pejabat Parlemen diantaranya Anwar Usman anggota DPRD Kabupaten Gowa dan Anggota DPRD RI H. M. Amir Uskara.
Sesepuh atau pendiri Cere’ Buttaya Mahlani Ch Lawa mengatakan CerBut adalah bukan sebuah organisasi melainkan sebuah wadah untuk pemuda yang didirikan sejak tahun 2008 silam.
Peringatan Sumpah Pemuda bukan pertama kalinya, Cere’ Buttayya hadir menyatukan para pemuda untuk hal-hal yang lebih positif.
“Persaudaraan Cere’ Buttaya menghadirkan sarana sarana apapun aktifitas, dan hobi teman-teman Pemuda ada di Markas kami Cere’ Buttaya,” kata sesepuh Cere’ Buttaya.
Anggota DPR RI H. M. Amir Uskara mengapresiasi kegiatan ini, ia mengatakan bahwa makna sumpah pemuda sebagai Spirit pemersatu putra-putri bangsa.
“Pada masa resesi global, banyak negara tengah mempersiapkan kemungkinan terburuk bakal dihadapi negara dunia akibat resesi ekonomi. Untuk itu butuh kebersamaan dan sebaiknya baiknya manusia adalah bisa memberi manfaat untuk kemaslahatan,” kata Amir Uskara sebelum mengakhiri acara hingga pukul 23.30 malam.
Dikesempatan itu pula hadir anggota DPRD Kabupaten Gowa, Anwar Usman, Ketua Pemuda AMPI Gowa Syamsu Malin, Ketua Pemuda Andalan Deddy MAishakim, Presidium KAHMI Gowa, Jalamaludin Manda, Ketua Kajian Pusat Sejarah Sulsel (Kasera) Irfan Lata.
Pengurus Forum Pecinta Alam (FKPA) Gowa Nurbaya Nurdin, Ketau Alumni Jombore 1991 Sulsel Muh Room, Tokoh Masyarakat Gowa Dr Rahman Syah Dg Sijaya dan Toko Masyarakat Adat Andi Abdullah Bau Sawa. (Sofyan)

