Baznas Bone Bantu Pengobatan Pasien di RS Datu Pancaitana

Baznas Bone Bantu Pengobatan Pasien di RS Datu Pancaitana

 

Bone, Upeks.co.id — Wakil Ketua 2 BAZNAS Kab. Bone Hj Farida Hanafing mengunjungi RS Datu Pancaitana untuk membantu penyelesaian biaya perawatan dan pengobatan pasien anak Muhammad Rezky usia 5 tahun. Selasa (06/09/2022).

Bacaan Lainnya

Sehari sebelumnya Baznas Bone telah menjalin komunikasi tentang kondisi pasien bersama drg. Sardiawanti.

Pada kesempatan tersebut, WK 2 BAZNAS menanyakan beberapa hal tentang kondisi Muhammad Rezky putra ketiga dari ibu Arianti. Apa penyebab anaknya sakit, apakah mungkin karena sering jajan tidak sehat? Yang ternyata dijawab iya oleh ibu Arianti.

Muhammad Rezky sering jajan kerupuk yang ber msg tinggi. Bila kita mau cari tahu sedikit saja, tipes atau demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini umumnya dapat berkembang di dalam minuman atau makanan yang tidak diolah secara higienis atau kurang matang. Anak-anak paling berisiko terkena tipes karena sistem kekebalan tubuhnya belum kuat dan masih berkembang.

“Semoga Resky bisa pulih kembali seperti sedia kala dan bisa kembali masuk sekolah belajar dan bermain bersama temannya, ” kata Hj Farida.

Kehidupan ibu Arianti bersama keluarga cukup sulit. Beliau bekerja sebagai cleaning service dan suaminya menjadi loper koran. Penghasilan mereka betul-betul hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ibu Arianti menangis memeluk WK 2 BAZNAS mengetahui bahwa seluruh biaya pengobatan dan perawatan dibayarkan. Dan juga akan diberi bantuan usaha produktif sesegera mungkin setelah tempat usahanya mereka siapkan.

BAZNAS dibentuk oleh pemerintah untuk mengelola dana zakat, infak dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya.

Salah satu tujuannya adalah rerwujudnya penyaluran ZIS-DSKL yang efektif dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan ummat, dan pengurangan kesenjangan sosial.

“Untuk itu sangat diharapkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat untuk saling membantu sesama dengan tunaikan ZIS-DSKL melalui BAZNAS Kab. Bone,” ungkap Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Bone ini.(rls)