Agustiono Bersyukur Jalani Hemodialisis Gratis Berkat Program JKN

Agustiono Bersyukur Jalani Hemodialisis Gratis Berkat Program JKN

Palopo, Upeks.co.id – Agustiono (70) merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang merasakan kemudahan untuk mendapatkan layanan hemodialisis (cuci darah) di Kota Palopo. Ditemui saat sedang menjalani hemodialisis, Agustiono menceritakan kisahnya menjalani cuci darah sejak tahun 2017.

“Sejak awal saya cuci darah selalu dibantu oleh Program JKN. Kalau tidak ada Program JKN, dari mana kami bisa mendapatkan uang untuk membayar biaya perawatan apalagi ini kan rutin setiap minggu,” ungkap Agus.

Bacaan Lainnya

Agus dan sang istri yang merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengungkapkan jika biaya cuci darah dalam sebulan bisa mencapai 10 juta rupiah. Karena dalam seminggu saja, Agus harus menjalani cuci darah sebanyak 2 kali. Untuk itu dirinya dan keluarga sangat bersyukur telah terdaftar sebagai peserta JKN sehingga tidak perlu khawatir soal biaya perawatan lagi.

Terkait pelayanan yang didapatkan dari rumah sakit, Agus menyampaikan tidak ada keluhan dan pelayanan yang diberikan cukup baik. Walaupun memang usaha untuk menuju ke rumah sakit tidaklah mudah sebab dirinya yang berdomisili di Desa Padang Sappa, Kabupaten Luwu harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk menuju ke RSUD Sawerigading di Kota Palopo. Tetapi menurutnya itu semua tidak menjadi kendala karena dirinya sudah sangat terbantu dari sisi biaya pengobatan dengan adanya Program JKN.

“Memang kalau ongkos transportasi tidak sedikit yang harus dikeluarkan setiap datang berobat. Tapi tidak masalah karena pelayanan yang didapatkan sesampainya di rumah sakit cukup baik dan tidak ada biaya (tambahan) yang dikenakan, kecuali memang untuk beberapa vitamin yang diinfokan tidak dicover,” jelas Agus.

Agus memastikan jika selama ini kabar miring tentang diskriminasi bagi peserta pasien JKN tidak pernah dirasakannya sama sekali. Dirinya menyebut jika kemungkinan keluhan-keluhan itu muncul saat ada prosedur atau tahapan yang tidak dipenuhi.

“Walaupun ada Program JKN yang akan membantu saat kita sakit, namun alangkah baiknya jika tidak kita gunakan. Artinya kita dalam keadaan sehat dan masih bisa terus produktif menjalani hari- hari,” pesannya. (nf/va)