MAKASSAR, UPEKS.co.id — Calon Ketua IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman menawarkan dua kandidat lain, Syahrul Yasin Limpo dan Haedar A Karim untuk diikutkan pemilihan melalui mekanisme voting, bila musyawarah dalam pemilihan ini tak membuahkan hasil.
Permintaan itu disampaikan AAS yang juga mantan Menteri Pertanian ini menyusul berlarut-larutnya kedua calon yang tak kunjung ke arena Mubes.
“Beri kesempatan kepada dua calon lainnya untuk ikut voting dalam Mubes ini. Kita tidak ingin waktu ini terus berlarut-larut,” tantang AAS.
Tak lama berselang, kandidat Haedar muncul di forum, untuk menyampaikan pernyataan kesiapan dalam.pemilihan ini apakah ingin musyawarah atau voting.
Dengan tegas, Direktur Utama PT. Nindya Karya ini menyatakan untuk dilakukan voting dalam Mubes untuk mencari pemimpin yang diinginkan peserta.
Di organisasi, kata dia, kalau kandidat sudah.menyatakan kesiapan untuk maju, maka pantang untuk mundur. “Kita tidak ingin mencederai organisasi, silakan kita lakukan voting, karena jalan musyawarah tidak bisa kita tempuh,” tegas Haedar.
Haedar juga menyatakan, sangat menghormati tata tertib musyawarah, bahwa ketika jalan musyawarah buntu maka harus dilakukan voting. “Karena kita hanya bermusyawarah dua kandidat minus SYL, maka kita harus tetap lakukan voting,” ujarnya.
Sementara itu, kandidat SYL tetap ditunggu di arena munas sesuai pesan yang disampaikan dari peserta perwakilan Fakuktas Hukum.
Terakhir, perwakilan dari fakultas ini mencabut kembali dukungan atau pencalonan SYL karena dilakukan dengan voting (*)




