Pimpin Apel Siaga Bencana, Asman Minta Semua Instansi Terkait Aktif Berkoordinasi

  • Whatsapp
Pimpin Apel Siaga Bencana, Asman Minta Semua Instansi Terkait Aktif Berkoordinasi
ENREKANG, UPEKS. co.id– Indonesia adalah salah satu Negara yang sangat rawan bencana. Indonesia selain menghadapi bencana non alam pandemi Covid-19 , juga menghadapi bencana Hidrometologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan puting beliung.
Kabupaten Enrekang dengan kondisi tofografis yang hampir 85 persen merupakan perbukitan dan pegunungan serta dilalui oleh beberapa sungai besar dan kecil sehingga sangat rentan terjadi bencana gempa bumi,  karena dilalui patahan besar aktif seperti sungai Saddang.
Hal ini dikatakan Wakil Bupati Enrekang, Asman pada  Apel Siaga Bencana gelar pasukan dan peralatan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana Hidrometeorologi  di Kabupaten Enrekang tahun 2021/2022.
Wabup yang bertindak sebagai inspektur Apel Siaga menegaskan untuk mengantisipasi bencana-bencana tersebut maka perlu dilakukan mitigasi sebagai upaya untuk mengurangi resiko bencana baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
” Salah satu diantaranya adalah melaksanakan apel siaga. Pada kesempatan ini saya mengimbau kepada kita semua yang terlibat dalam penanganan bencana jangan hanya dijadikan seremonial saja untuk menggugurkan kewajiban dan sekedar formalitas dqn gagah-gagahan saja”. Tegas Wabup Asman.
Dia meminta agar seluruh Instansi terkait agar betul-betul melakukan kesiapan koordinasi dengan baik sehingga jika terjadi bencana seluruh OPD setiap saat siap menghadapi bencana.
” Bukan hanya sekedar formalitas saja sehingga jika terjadi bencana yang kecil saja kita sudah kalang kabut”. Tegas Asman
Untuk itu Wabup meminta kepada seluruh elemen masyarakat, LSM, Lembaga Vertikal dan Instansi terkait agar setiap saat siaga terhadap bencana yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.
Wabup juga miris, jika terjadi bencana semua unsur sudah berada dilapangan namun BPBD sendiri belum bergerak
Wabup minta agar ada pelatihan khusus lintas sektoral tentang bagaimana penanganan bencana, bagaimana melakukan koordinasi dan mempersiapkan peralatan.
” Termasuk bagaimana berkoordinasi dengan desa/Lurah dan Camat bagaimana protap yang harus dilakukan jika terjadi bencana didesa. Sehingga jika terjadi bencana didesa orang sudah pusing lagi harus berkoordinasi segera dengan siapa”. Ujarnya.
Selama ini Wabup menganggap kurang koordinasi sehingga jika terjadi bencana seperti kebakaran rumah warga tidak bisa diselamatkan.
Hadir dalam kegiatan ini, Wabup, Sekda, Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua DPRD dan wakil, Ketua Baznas Enrekang, Direktur PDAM, dan Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Enrekang.
Hadir sebagai peserta apel siaga bencana Baznas tanggap bencana, Pramuka tanggap bencana, Gempa, OSIS, Kokam, TRC Dinkes, Tagana Dinsos, Dishub, BPBD, Polri dan TNI. (Sry)