MAJENE,UPEKS.co.id— Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat selama enam jam menyebakan jalur trans sulawesi tergenang banjir setinggi 30 centi meter, sejumlah kendaraan yang nekad menerobos banjir mengalami mati mesin, Senin (6/12/2021).
Dari pantaun di lokasi banjir, ketinggian di jalur trans Sulawesi ini, tepatnya di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur mencapai 30 centi meter, pengendara yang memaksakan kendaraannya melewati dan menerjang banjir mogok dan harus didorong.
Akibat banjir arus lalulintas menuju arah Kabupaten Mamuju, maupun sebaliknya yang menuju ke arah Makassar Sulawesi Selatan terganggu. Untuk memperlancar arus kendaraan yang melintas, petugas kepolisian yang datang ke lokasi banjir langsung melakukan pengaturan.
“Begitu kita dapat laporan langsung menuju lokasi banjir di depan SPBU Kelurahan Lembang untuk mengatur arus lalulintas, agar tidak mengalami
kemacetan, dari pengamatan kami banjir setinggi 30 centi meter, sejumlah kendaraan banyak yang mogok di tengah jalan, terpaksa kita bantu mendorong, tapi sekarang air sudah mulai surut,” ungkap salah seorang petugas Satlantas Polres Majene, Bripka Erwin, disela-sela pengaturan arus lalulintas.
Sementara itu salah seorang warga setempat, Suryadi ditemui di lokasi banjir mengaku, setiap hujan deras jalan protokol selalu banjir.
”Setiap hujan deras pak pasti banjir, padahal pemda sudah membersihkan saluran air,” kata Suryadi. (Ali)

