Pasca Divonis Lima Tahun Penjara, NA Terima Putusan Hakim

  • Whatsapp
Pasca Divonis Lima Tahun Penjara, NA Terima Putusan Hakim

MAKASSAR,UPEKS.co.id– Pasca Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Makassar menjatuhkan vonis selama lima tahun penjara dan denda sebanyak Rp500 juta, Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif, Nurdin Abdullah (NA) terima putusan tersebut.

Penasehat Hukum (PH) Terdakwa NA, Irwan Irawan dikonfirmasi mengatakan, tim penasehat hukum bersama NA telah memikirkan dengan baik sehingga tidak melakukan upaya banding.

Bacaan Lainnya

“Sudah dipikirkan dan dipertimbangkan dengan baik oleh Pak NA. Tim PH dan keluarga sepakat untuk tidak mengajukan banding,” kata Irwan Irawan saat dihubungi, Senin (6/12/21).

Ketua Majelis Hakim, Ibrahim Palino sebelumnya menyatakan terdakwa Nurdin Abdullah telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama berupa menerima miliaran rupiah dari gratifikasi dan menerima suap dari beberapa kontraktor.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama lima tahun dan denda Rp500 juta dengan subsidair selama 4 bulan penjara,” kata Ibrahim Palino, Senin (29/11/21) lalu.

Selain itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan uang pengganti sebanyak Rp2 miliar dan 350 ribu Dolar Singapura dengan ketentuan apabila tidak dapat dibayarkan paling lambat satu bulan, maka seluruh hartanya akan dirampas untuk mengurangi kerugian negara tersebut.

“Maka akan diganti dengan pidana penjara selama sepuluh bulan. Menjatuhkan kepada terdakwa hak untuk dipilih selama 3 tahun setelah menjalani pidana pokok,” terang Ibrahim Palino.

Dalam amar putusannya Nurdin Abdullah selaku penyelenggara negara dalam hal ini Gubernur Sulsel dinilai telah terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap dari sejumlah kontraktor, utamanya dari Agung Sucipto senilai Rp2,5 miliar.

Kemudian penerimaan lainnya dari sejumlah kontraktor diantaranya yakni H Momo, Fery Tandiari, Petrus Yalim dan sejumlah lainnya hingga total mencapai Rp13 Miliar. (Jay)