ENREKANG,UPEKS.co.id— Setelah dilakukan pencarian selama sepekan oleh Tim SAR Gabungan akhirnya bocah yang bernama Azzam Muhtasyam ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi.
Bocah kelas dua SD ini dinyatakan hilang pada Kamis sore tanggal 16 Desember 2021. Putra kedua pasangan Udin yang bekerja sebagai sopir truk dan Feby Angraini ini ditemukan oleh seorang warga tepat 10 hari setelah Azzam dinyatakan hilang.
Sekretaris Diskominfo Statistik Kabupaten Enrekang, Aswan Anjas mengatakan, Azzam ditemukan oleh Muh. Zulkifli (29) seorang warga yang kebetulan sedang menuju ke kebunnya.
Zulkifli menemukan mayat Azzam sekitar jam 5.20 pagi di Sungai terjepit disela batu. Menurutnya, korban saat ditemukan masih dalam kondisi utuh tapi jika di sentuh kulit korban terkelupas akibat lama terendam dalam air.
“Kebetulan kebun dan sekaligus lokasi peternakan sapi perahnya Zulkifli berada disekitar tempat kejadian itu. Tapi sudah tiga hari ini dia memang bilang mau jalan-jalan kesungai siapa tau dia dapat. Dan ternyata tadi pagi waktu dia jalan-jalan ke sungai betul dia lihat mayat anak itu disela-sela batu,” Kata Anjas.
Anjas mengatakan, Azzam dinyatakan hanyut disungai Mata Allo di Tontonan, Kelurahan Tanete, Kecamatan Anggeraja setelah sore hari dia tidak pulang kerumahnya.
“Dia mandi sama temannya di sungai. Tapi temannya duluan pulang karena korban belum mau pulang, masih tinggal main-main pasir. Setelah habis Magrib korban belum pulang setelah disusul ke sungai yang ditemukan hanya sendal dan pakaiannya saja,” Terang Anjas.
Sekretaris Diskominfo ini menjelaskan kondisi air disekitar korban hilang itu tenang namun memang agak dalam dan berpasir.
Kini jenazah Azzam telah dikebumikan siang tadi sekitar jam 10.30 WITA di pekuburan umum Tontonan Kelurahan Tanete, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. (Sry)

