Asmo Sulsel Bagi Tips Berkendara Sepeda Motor Saat Musim Hujan

Asmo Sulsel Bagi Tips Berkendara Sepeda Motor Saat Musim Hujan

MAKASSAR, Upeks.co.id–Musim hujan dengan intensitas yang cukup tinggi membuat para pengendara sepeda motor harus lebih waspada saat berkendara. Astra Motor Sulawesi Selatan selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon melalui safety riding instructornya membagikan tips #Cari_Aman berkendara aman saat musim hujan.

Safety Riding Instructor Asmo Sulsel Abdul Kadir menjelaskan, berkendara sepeda motor saat hujan di musim hujan adalah aktivitas yang memiliki potensi bahaya cukup tinggi. Mulai dari jarak pandang yang berkurang, jalanan licin, maupun angin kencang yang menerpa.Kadir menyarankan para pengendara,

Bacaan Lainnya

“Saat hujan semakin deras dan tidak ada kebutuhan mendesak sebaiknya tidak berkendara. Honda pun mengenalkan prinsip 5P untuk keselamatan dalam berkendara sepeda motor, ” ujar Kadir, Kamis 9 Desember 2021.

Pertama, pastikan badan sehat sebelum berkendara. Menurutnya, kesehatan adalah hal yang sangat penting mengingat hal yang sangat berpengaruh saat berkendara roda dua adalah keseimbangan dan keseimbangan didapat dari konsentrasi sementra konsentrasi hanya bisa didapat pada badan yang sehat.

“Selain dapat berkonsentrasi juga agar badan dari serangan hipotermia yang dapat menyerang saat berkendara disaat cuaca dingin akibat derasnya hujan,” kata Kadir.

Kedua, periksa kondisi kendaraan. Pemeriksaan kendaraan ini, lanjutnya, dimaksudkan agar pengendara tidak mengalami kendala dalam perjalanan apalagi saat musim hujan dimana resiko dalam perjalanan akan bertambah akibat jalan yang licin, jalan yang digenangi air dan resiko-resiko lainya yang muncul di saat musim hujan.

Ketiga, menggunakan helm dan jaket. Dijelaskan Kadir, penggunaan helm selain menjadi aturan dalam berkendara roda 2 yang tertuang dalam UU no 22 tahun 2009 pasal 57, helm adalah merupakan alat keselamatan untuk melindung kepala terhadap benturan ketika jatuh ingatlah bahwa kondisi jalan yang licin akibat hujan resiko terjatuh sangat besar.

“Begitupun dengan jaket sebagai pelindung, selain sebagai pelindung badan terhadap resiko jatuh jaket ini juga berfungsi agar pengendara tidak merasakan kedinginan yang akan berdampak menurunnya konsentrasi saat berkendara sebagaimana telah dijelaskan pada point pertama di atas,” urainya.Poin keempat, kata Kadir, pengendara mematuhi rambu lalu lintas.

Rambu lalu lintas dipasang adalah berdasarkan hasil pemantauan dan penelitian oleh pihak yang berwenang untuk menghindari resiko resiko bahaya yang ada di jalan.

“Olehnya itu rambu lalu lintas menjadi salah satu alat bantu untuk pengendara dalam hal memprediksi bahaya sehingga pengendara dapat mengantisipasi bahaya  secara dini sehingga dapat terhindar dari marabahaya saat berkendara,” imbuhnya.

Bagian kelima, sebelum berkendara mempersiapkan surat-surat. Kelengkapan administrasi berkendara adalah hal kecil namun penting yang sering dilupakan oleh pengendara.

Oleh karena itu, sebaiknya surat-surat kelengkapan berkendara seperti SIM, STNK, disimpan di tempat yang sering melekat di badan kita ketika kita beraktifitas.

“Contohnya bisa disimpan di dalam dompet. Selain itu, penting untuk rutin cek tanggal masa berlaku surat agar tidak melanggar ketentuan dari pihak berwajib,” tandasnya. (rls)