Kejaksaan Luwu Timur Ajak Semua Pihak Berkontribusi Jaga JKN-KIS

  • Whatsapp
Kejaksaan Luwu Timur Ajak Semua Pihak Berkontribusi Jaga JKN-KIS

 

Luwu Timur, Upeks.co.id – Sebagai upaya memperkuat koordinasi dalam hal pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan, BPJS Kesehatan menggelar Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan yang dihadiri oleh Kejaksaan Kabupaten Luwu Timur, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Luwu Timur, Kamis (14/10).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kejaksaan Kabupaten Luwu Timur, Muh. Zubair. Dalam sambutannya, Zubair mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama- sama mengawal Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) agar dapat berjalan dengan baik.

“Saya melihat Program JKN-KIS ini sudah banyak kemajuan, karena hampir semua rumah sakit di Indonesia khususnya di Luwu Timur sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Program JKN-KIS ini memang sangat membantu masyarakat. Saya tidak bisa membayangkan kalau Program JKN-KIS ini tiada, karena ini sangat besar dampaknya pada kemampuan finansial masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Maka dari itu program ini harus kita sukseskan demi masyarakat,” ujar Zubair.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Harbu Hakim menyampaikan bahwa terdapat peningkatan jumlah badan usaha yang melakukan pendaftaran di Kabupaten Luwu Timur dari bulan Januari hingga bulan Oktober 2021 yaitu sebanyak 77 badan usaha. Adapun jumlah peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Kabupaten Luwu Timur dari bulan Januari hingga bulan Oktober 2021 mengalami peningkatan sebesar 774 peserta, dengan total penambahan peserta berserta anggota keluarga sebanyak 1.183 jiwa.

Harbu pun menyampaikan harapan untuk tetap mendapat dukungan dari instansi terkait untuk optimalisasi pelaksanaan pengawasan dan kepatuhan. Dirinya mengajak semua pihak untuk bersama- sama menjaga mata air Program JKN-KIS.

“Keberhasilan Program JKN-KIS dan terwujudnya Universal Health Coverage (UHC) memerlukan dukungan penuh dari pemerintah, seluruh stakeholders, para pemberi kerja dan juga peran serta dari seluruh komponen masyarakat,” ungkap Harbu. (nf/va)