Disdikpora Selayar Gelar Pelatihan Wasit Sepak Takraw, Berikut Penjelasannya

  • Whatsapp
Disdikpora Selayar Gelar Pelatihan Wasit Sepak Takraw, Berikut Penjelasannya

SELAYAR, UPEKS.co.id – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menggelar pembukaan pelatihan sepak takraw tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar di Gedung PKK, Kamis (18/11/2021).

Hadir dalam pembukaan tersebut, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Andi Batara Gau, SE., Kepala Seksi Keolahragaan, Supriadi, S.Sos., MM., Kepala Seksi Kepramukaan, Riswawan Rahim, ST., serta Instruktur dan Pelatih Internasional dari PSTI Abdul Wahab, S.Sos dan Syaiful Akbar, S.Pd.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas pendidikan, pemuda dan olahraga melalui Kabid Pembinaan Pemuda dan olahraga, Andi Batara menyampaikan bahwa di Kepulauan Selayar cukup banyak atlet yang berpotensi terutama di Cabor Sepak takraw.

“Saat ini Kepulauan Selayar terkenal salah satunya berkat sepak takraw, terbukti kemarin di PON Papua sulsel juara dan tidak bisa dipungkiri 60% pemainnya berasal dari Selayar bahkan ada beberapa atlet kita yang mewakili beberapa provinsi seperti di DKI Jakarta dan Kalimantan bahkan sempat bertemu di final PON kemarin,” ucap Andi Batara mengawali sambutannya.

Selain itu, kita juga patut bangga karena dari sekian ratus wasit sepak takraw yang ada di dunia, salah satunya ada di Selayar dan itu merupakan aset kita saat ini.

“Kita berharap ada regenerasi sehingga tidak cukup satu saja wasit internasional yang ada di Selayar, maka sebagai bentuk perhatian Pemerintah daerah terhadap perkembangan cabang olahraga yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar khususnya cabang olahraga Sepak takraw kita adakan pelatihan wasit Sepak takraw,” harapnya.

Sementara itu, Abdul Wahab, S.Sos yang merupakan wasit internasional mengatakan bahwa Perhatian Pemerintah daerah terhadap Cabor cukup maksimal, kami bisa berprestasi seperti ini karena perhatian Pemerintah dan KONI terlebih lagi saat ini di Pemerintahan Bupati bapak H. Muh. Basli Ali, terbukti di Porda Pinrang kemarin tahun 2019 kita peringkat tiga.

“Pemberian bonus yang luar biasa diberikan kepada kami setelah pulang dari PON, dan mengadakan pelatihan wasit sepak takraw yang baru 2 kali diadakan semenjak kita mengenal Sepak takraw,” pungkasnya. (Sya)

Pos terkait