BIN Sulbar Adakan Vaksinasi Door to Door di Desa Buttu Baruga

  • Whatsapp
BIN Sulbar Adakan Vaksinasi Door to Door di Desa Buttu Baruga

MAJENE, UPEKS.co.id –– Guna mencegah gelombang ketiga peningkatan Covid-19, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menggelar vaksinasi secara door to door di Desa Buttu Baruga, Kecamatan Banggae Timur, Jumat (12/11/2021).

Vaksinasi oleh BIN ini sudah secara rutin digelar dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 di seluruh Kabupaten/ Kota di Indonesia, termasuk Kabupaten Majene, Provinsi Sulbar.

Bacaan Lainnya

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sulawesi Barat, Sudadi, mengungkapkan capaian target vaksinasi Covid-19 di Prov. Sulbar harus terus digenjot hingga setidaknya 70% dari sasaran vaksinasi.

“Vaksinasi Covid-19 perlu terus dilakukan oleh semua pihak, termasuk dilakukan secara door to door agar masyarakat herd immunity segera terbentuk. Dengan adanya herd immunity diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sebelum Pandemi Covid-19,” ujar Sudadi.

Menurut Sudadi, Vaksinasi kali ini merupakan lanjutan dari program BINDA Sulbar untuk mempercepat vaksinasi di Sulbar. Sebelumnya vaksinasi oleh BINDA Sulbar di Kabupaten Majene sudah dilaksanakan.

“Baik secara door to door maupun vaksinasi dengan menyasar pelajar. Misalnya secara door to door di Lingkungan Cilalang, Kelurahan Pangali-ali yang menyasar nelayan serta vaksinasi pelajar di SMPN 1 Majene. Saat ini capaian vaksinasi di Desa Buttu Baruga termasuk yang tertinggi di Kabupaten Majene,” jelasnya.

Arifin, Kepala Desa Buttu Baruga mengungkapkan berdasarkan data terakhir, lebih dari 68% warganya sudah divaksin Covid-19.

“Dengan adanya vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh BIN, diharapkan Desa Buttu Baruga dapat menjadi salah satu pionir Desa di Kabupaten Majene yang lebih dahulu mencapai target nasional 70%.” ucap Arifin.

Sementara Pada gelaran vaksinasi door to door Jumat di Desa Buttu Baruga, terdapat 127 orang warga yang mendaftar, namun tidak seluruhnya diperbolehkan vaksin, tergantung hasil screening kesehatan Tim Medis. Dari jumlah tersebut 110 orang menerima vaksinasi, 32 orang diantaranya menerima dosis I, sementara 78 orang menerima dosis 2. Sementara terdapat pula 7 orang yang ditunda vaksin dan 10 orang yang tidak layak divaksin karena faktor kesehatan. (Ali)

 

Pos terkait