TAKALAR, UPEKS.co.id–Bupati Takalar H Syamsari melakukan pengambilan Sumpah dan pelantikan Pejabat Pimpinan. Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar.
H Muhammad Hasbi S.ST.M.AP Resmi diambil sumpahnya dan dilantik oleh Bupati Takalar H Syamsari Kitta sebagai sekda Takalar yang sebelumnya hanya di jabat oleh penjabat.
Di usia 40 Tahun H Muhammad Hasbi Jabat sekda Takalar termudah Se-Indonesia dan pelantikannya berlangsung di Tribun Makkatang Dg Sibali Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar,Kamis,(7/10/21)
Bupati Takalar H Syamsari Kitta mengatakan pelantikan ini sangat istimewa karena yang akan dilantik hanya satu pejabat eselon 2A, jadi saya berikan keistimewaan untuk menentukan tempat dan waktu pelantikannya.
“Kita semuanya ingin memberikan selamat kepada Sekda baru atas pelantikan hari ini dan saya berharap kiranya bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah jabatan yang diucapkannya yang tadi sama-sama kita dengar,”ujarnya.
Kata Syamsari kesuksesan seorang pejabat tidak bisa kalau tanpa dukungan kita semuanya, dan juga yang paling penting adalah dari pihak keluarga karena pihak keluarga ini sangat mendukung yang menemani tiap hari.
“Kesuksesan sangat ditentukan oleh pihak keluarga,saya ingin menitipkan beberapa pesan untuk sekretaris daerah yang baru, yang pertama saya harap adanya penguasaan terhadap seluruh yang berhubungan dengan pemerintahan terutama pada aturan.”terangnya.
Lanjut kata dia banyak diantara kita yang melewati pemerintahan ini dan bisa mengambil sebuah kesimpulan bahwa di negeri ini banyak sekali aturan,khusus mengatur pemerintahan kita ini mulai dari perundang-undangan sampai kepada peraturan pemerintah sampai kepada
peraturan Gubernur, peraturan Bupati peraturan daerah ada juga instruksi
“Kalau kita dengan negara maju kelihatan betul.perbedaannya bahwa negara ini sangat menempatkan administrasi itu pada posisi yang dominan sehingga terlalu banyak peraturan perundang-undangan yang harus kita baca dan harus kita kuasai”pungkas mantan legislator sul-sel.
Kalau kita tidak membaca dengan baik pasti ada mis-persepsi di dalamnya, padahal ada banyak hal yang perlu kita ajak untuk sama-sama karena peran pemerintah sekarang, itu banyak kepada memfasilitasi kalau kita, tidak membaca lebih dalam dan hanya sekedar dengar dari mulut ke mulut itu akan menimbulkan mis-persepsi.
Aku titip ke Pak Sekda untuk membuat tata kelola pemerintahan yang baik, dan kita gabungkan dengan inovasi yang bersumber dari semua pihak, agar kita bisa berlari dan tidak terlalu jauh antara Takalar dan Makassar sehingga surplusnya itu menjadi tidak terlalu diambil oleh Makassar (Jahar)

