Nur Winda, Santri Ponpes DDI Assalman Allakkuang Raih Juara III Sayembara Santri Sehari Jadi Menteri

  • Whatsapp
Nur Winda, Santri Ponpes DDI Assalman Allakkuang Raih Juara III Sayembara Santri Sehari Jadi Menteri
Kakan Kemenag Sidrap Dr. H.Idris Usman

SIDRAP UPEKS.co.id — Santri Sehari Jadi Menteri adalah salah satu program yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021.

Menurut Menteri Agama RI yang dilansir Humas Kemenag Sidrap dalam Akun Sosmed Pribadinya, mengungkapkan program Santri Sehari Menjadi Menteri bertujuan memberi kesempatan dan pengalaman kepada para santri untuk menjadi pemimpin di masa mendatang.

Bacaan Lainnya

“Sejarah telah membuktikan peran dan kontribusi para santri, baik sejak sebelum kemerdekaan, perjuangan meraih kemerdekaan, bahkan hingga sekarang. Bahkan para pemimpin bangsa juga berasal dari kalangan santri,” tutur Gusmen sapaan akrab Menag.

Program Sayembara Santri Sehari Jadi Menteri resmi berakhir, Minggu, 17 Oktober 2021 dan menghasilkan pemenang diantaranya Terbaik Pertama AFI Akhmad Ridlo (Santri Nurul Jadid, Probolinggo), Ghufron Ihsan Terbaik Kedua (santri Almuhajirin III, Purwakarta) dan Nur Winda Terbaik Ketiga (santri DDI Salman Allakkuang Sidrap).

Sontak Grup Media Sosial Kemenag Sidrap dihebohkan ucapan selamat atas pencapaian Santriwati Pondok Pesantren DDI Assalman Allakkuang Sidrap yakni Nur Winda sebagai Terbaik Ketiga pada ajang sayembara Santri Sehari Jadi Menteri.

Kakan Kemenag Sidrap Dr. H.Idris Usman saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan rasa haru dan bangga, serta rasa syukur atas prestasi yang di raih salah seorang santri asal Sidrap

“Lanjut Idris Usman, memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ananda Nur Winda atas prestasinya sebagai Terbaik Ketiga Santri Sehari Menjadi Menteri. Ini adalah prestasi yang sangat luar biasa dan membanggakan,” serta mengharumkan nama Daerah Kab.Sidrap, ungkap Idris Usman.

“Di katakan Idris Usman, Semoga dengan prestasi ini, Ananda Nur Winda mendapatkan pengalaman yang baik untuk menempa diri sebagai pemimpin yang mampu menjadi teladan bagi sesama. Ini akan menjadi bekal yang penting untuk menapaki masa depan, menjadi Generasi Emas Indonesia tahun 2045. Sekali lagi, selamat,” terang Idris Usman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan para pembina Pondok Pesantren DDI Assalman Allakkuang Sidrap yang telah mendidik dan mendidik generasi muda terbaik anak bangsa,” pinta Muhammad Idris Usman. (Risal Bakri)