MeRakyat Creative Parepare, 4 Tahun Bergerak Independen Ditengah Potret Kemiskinan

  • Whatsapp
MeRakyat Creative Parepare, 4 Tahun Bergerak Independen Ditengah Potret Kemiskinan
MeRakyat Creative saat Penyaluran Bantuan Gempa di Sulbar

PAREPARE, UPEKS.co.id — MeRakyat Creative (MRC) adalah komunitas berdiri pada 2017 di Kota Parepare, yang bergerak di bidang sosial. Memasuki tahun keempat sejak berdirinya, komunitas yang dimotori Deni Tarores ini, telah memiliki kurang lebih 80 anggota yang memiliki jiwa sosial tinggi dari berbagai profesi, Jumat (15/10/2021).

Ketua Umum MRC Parepare, Deni Tarores, menceritakan, tujuan dibentuknya komunitas ini, untuk membantu orang (miskin) dengan mengajak pemuda di Kota Parepare untuk menghasilkan ide kreatifnya tanpa menggunakan “uang”.

Bacaan Lainnya

“Awal terbentuknya dari MRC ini dari panggilan hati, sehingga muncul lah ide membentuk MRC, selain kita mengajak pemuda di Kota Parepare untuk lebih peduli, kita juga merubah mindset mereka agar bisa kepada ide kreatifnya dalam membantu orang tanpa uang,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, di MRC terdiri dari beberapa divisi, untuk Divisi Pendidikan dengan menyediakan fasilitas pendidikan Bahasa Inggris gratis, dimana pengajarnya yang merupakan instruktur Bahasa Inggris.

“Jadi taraf belajarnya itu sama dengan di kursus-kursus pada umumnya. Yang mengajar juga instruktur-instruktur Bahasa Inggris. Namanya merakyat ya, berarti kerakyatan,” terang Deni Tarores.

Yang membedakan dengan komunitas sosial lainnya kata Deni, MRC bergerak secara independen, tak pernah open donasi bagi para donatur maupun para dermawan.

“Jadi donasinya itu ibarat Allah yang datangkan sendiri tanpa harus kita open donasi, dalam artian, kami tidak pernah meminta para donatur, jadi para donatur sendiri yang tergerak hatinya untuk memberikan bantuan. Karena MRC ini, bukan untuk panggung pencitraan,” tegasnya.

Dia berharap, semoga di usia MRC yang ke-4 tahun, yang jatuh pada November 2021 mendatang, terus berkembang dan terus hadir ditengah potret kemiskinan.

“Semoga bukan MRC saja yang di Kota Parepare ini bisa melahirkan pemuda-pemuda yang peduli dengan lingkungannya. Jadi sejumlah kegiatan MRC Parepare yang telah dilakukan adalah penyaluran agihan makanan secara rutin, turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Sulbar, penyaluran sembako di empat kecamatan di Kota Parepare, penyaluran daging segar kepada 15 Kepala Keluarga (KK) yang berhak, dan penyaluran sembako dengan kolaborasi dengan instansi dan organisasi lainnya,” pungkasnya. (AU)