Kreatifitas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

  • Whatsapp
Kreatifitas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Kecacatan bukan menjadi halangan bagi anak berkebutuhan khusus untuk berkarya dan berkreasi dalam bidang seni, maupun bidang lain. Dengan pemberian semangat dan motivasi yang tinggi anak yang biasanya sering disampingkan dalam masyarakat ini justru dapat menghasilkan prestasi dengan kreatifitasnya sendiri.

Oleh: Andi Rahayu (Guru Seni ABK)

Kreatifitas adalah kemampuan seseorang komposisi produk atau gagasan yang belum dikenal oleh orang lain.

Bacaan Lainnya

Dalam hal ini khususnya tentang kreatifitas yang dimiliki oleh anak berkebutuhan khusus atau anak dengan kondisi hambatan tertentu. Mereka sadar akan kekurangan mereka, tetapi mereka akan menunjukkan sikap bahwa sebenarnya mereka mampu. Dukungan dari orang tua dan lingkungan sangat mendukung sekali dalam penemuan jati diri mereka.

Kreatifitas mereka akan muncul jika anak tersebut mempunyai kesempatan untuk memperoleh pengetahuan yang lebih. Banyak hal yang mereka pelajari sehingga akan muncul ide-ide baru untuk berkreasi dan dalam pengembangan kreatifitas juga harus didasari oleh keinginan yang tinggi dari mereka sehingga dapat menciptakan suasana yang mendorong pemikiran kreatif.

Menurut Armstrong (2002) bahwa pada dasarnya anak mempunyai banyak sekali kesempatan untuk berkarya dan berkreatifitas. Dan meggambar atau mewarnai adalah salah satu kegiatanyang dapat mendukung anak dalam meningkatkan daya kreasinya.

Menggambar dan mewarnai adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak terkhusus anak dengan hambatan pendengaran. Lewat gambar mereka bisa menuangkan beragam imajinasi yang ada di kepala mereka apalagi dengan keterbatasan komunikasi yang mereka miliki.

Gambar-gambar yang telah mereka hasilkan menunjukkan tingkat kreatifitas masing-masing anak. Jika orangtua yang peduli dengan perkembangan kreatifitas anak-anaknya yang berkebutuhan khusus akan mengembangkat bakat mereka sejak dini dengan mengikutkan mereka kursus gambar dan melukis sejak dini karena semakin muda usia anak maka akan semakin muda untuk di arahkan.

Memasuki usia sekolah dasar gambar yang anak hasilkan mulai berbentuk. dan pada usia 11 sampai 12 tahun fantasi anak yang dituangkan dalam gambar akan lebih terlihat.

Salah satu manfaat yang paling terlihat dari melatih gambar anak adalah membantu mengembangkan fungsi otak kanan. Selain mempengaruhi aspek psikologis, melukis atau menggambar juda dapat mempengaruhi motorik anak berkebutuhan khusus.

Ketika melukis dan menggambar dibutuhkan gerak seperti gerak tangan dengan memadukan indra serta emosi perasa. Dengan gerak tersebut dapat melatih motorik anak untuk tetap berkembang. Sehingga anak perlu dilatih sejak sedini mungkin untuk belajar berekspresi lewat sebuah gambar atau lukisan terkhusus untuk anak dengan berbagai kebutuhan khusus. (*)