Jangkau Seluruh Kalangan, Phinisi Hills Tawarkan Konsep Agro Wisata

  • Whatsapp
Jangkau Seluruh Kalangan, Phinisi Hills Tawarkan Konsep Agro Wisata

MAKASSAR, UPEKS — PT. Afa Phinisi Land selenggarakan Gathering Customer. Event yang berlangsung di Maxone Hotel tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (3/10/2021).

Direktur Utama PT. Afa Phinisi Land
Achmad Fadhil Tawil mengatakan Phinisi Hills merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang properti yang saat ini telah memiliki lahan 170 hektar di Parangloe, Kabupaten Gowa.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan meskipun Phinisi Hills dilaunching kurang lebih satu Minggu, hingga sekarang sudah terjual 300 unit kavling.

“Phinisi Hills kita bangun dengan konsep Agro wisata dengan harga terjangkau. Konsep ini kita ambil dengan melihat potensi anak-anak mudah yang sudah mulai berinvestasi disamping kita dapat menjangkau seluruh kalangan mulai ekonomi bawah, menengah lebih masyarakat ekonomi atas,” ujar Achmad.

Adapun luas lahan milik Phinisi Hills, sambung Achmad yakni 170 hektar namun untuk awal pembangunan 60 hektar yang merupakan tanah kavling syariah.

“Luasnya 170 hektar, untuk tahap pertama yang dikuasai oleh Phinisi Hills tetapi 60 hektar di awal itu, khusus untuk kavling syariah dulu nah nanti 110 hektar setelah ini itu baru pembangunan vila-vila modern Eropa, Korea jepang dan lainnya,” tandasnya.

Adapun DP yang ditawarkan mulai dari Rp1.500.000 dengan cicilan Rp650 ribu perbulan. selama 5 tahun. lokasinya di Gowa tepatnya di desa Borissallo, Kecamatan Parangloe.

“Alasan saya memilih tempat, karena saya melihat sudah banyak di sana destinasi tetapi memang belum terekspos. Di sana itu gunungnya bagus sekali bukitnya bagus, sepanjang mata memandang dan viewnya bagus sawah ada, air terjun ada bahkan dalam lokasi Phinisi Hills itu ada air terjunnya dan dikelilingi oleh sungai yang bagus . dan memang konsepnya villa agrowisata syariah,” ujar Achmad.

Adapun konsep penjualan yang diterapkan yakni berbasis Syariah. Kata Achmad selama ini banyak masyarakat beli properti, tapi seperjalanan waktu tidak melunasi jalan keluarnya harus disita oleh pihak pengembang atau perbankan. Berbeda dengan Phinisi Hills dengan konsep syariah.

“Sistem syariah itu, jika kita tidak mampu bayar, maka pihak syariah ini akan membantu menjualkan kembali unit yang sudah diambil. Tentunya, kita bantu jualkan dan uangnya dikembalikan dan adapun persyaratan di Phinisi Hills untuk berinvestasi atau membeli cukup KTP dan KK,” ujarnya.

Adapun luas yang ditawarkan dengan DP Rp1.500.000 dengan cicilan Rp650 ribu yakni 6×15 dengan luas cocok untuk pembangunan vila.

“Promonya untuk hari ini saja, meskipun promonya sudah tidak berlaku besok kenaikannya tidak signifikan palingan Rp100 ribu saja,” tutur Achmad.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin, mengaku bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel sangat mendukung dengan konsep yang usung Phinisi Hills. Konsep tersebut tidak mengeksploitasi lingkungan.

“Kami Pemerintah Provinsi Sulsel sangat berharap pengembangan dari Phinisi Hills memberikan investasi maksimal sehingga dapat menghasilkan PAD yang sangat baik kepada Pemerintah Kab Gowa maupun Pemerintah Provinsi Sulsel selain itu menggabungkan dengan konsep agro wisata, ke depan harus dipentingkan memang harus mengembangkan agro wisata,” tukasnya. (Rasak)