TRC BPBD Takalar Laksanakan Operasi Pencarian Korban Tenggelam di Galut

  • Whatsapp
TRC BPBD Takalar Laksanakan Operasi Pencarian Korban Tenggelam di Galut
Personel BPBD kabupaten Takalar Saat melakukan pencarian korban tenggelam di pantai Galut Takalar

TAKALAR, UPEKS.co.id — Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggung Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar laksanakan operasi pencarian korban tenggelam di Dusun Kampung Beru, Desa Pa’lalakkang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab.Takalar ALWARIS mengatakan ada 5 orang rencana mancing dengan kapal, bergantian naik rakit dari pantai menuju kapal. korban berenang ke kapal (200 mtr) kemudian tidak terlihat lagi, Rabu (22/9/2021).

Bacaan Lainnya

Pencarian dilaksanakan dengan SAR Gabungan mulai pukul 03.00 Wita, dilakukan penyelaman dan pencarian sekitar Pantai.

“Korban ditemukan sekitar Pukul 09.30 Wita, setelah dilakukan diskusi Korban langsung menuju rumah duka untuk dilaksanakan proses penguburan,” urai Alwaris.

Lanjutnya, dalam peristiwa ada satu orang meninggal dunia bernama Rijal Andriadi (25), alamat: Dusun Lanna, Desa Galesong, Kota Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar.

“TRC BPBD Takalar melakukan Upaya Assessment Data Awal Koordinasi dengan Pemerintah Setempat, Koordinasi dengan TNI/POLRI, Koordinasi dengan masyarakat setempat, Koordinasi dengan SAR Makassar, Distribusi Logistik operasi pencarian,” pungkasnya.

Terpisah Kalak BPBD Takalar, Nuriksan Nurdin mengatakan bahwa, saat mendapat laporan dari warga, ia langsung arahkan TRC BPBD untuk segera menyalurkan bantuan logistik seperti mie instan, air mineral, telur dan bahan makanan lainnya bagi warga yang terkena bencana.

“Ini yang saya tekankan kepada semua staf dan tim BPBD bahwa kalau ada warga terkena bencana segera di tangani sepanjang ada di wilayah kabupaten Takalar,” terang Kalak BPBD Takalar Nuriksan Nurdin.

“Terkait dengan administrasi atau anggaran dana taktis itu, nanti setelah kita selesai lakukan evakuasi atau pertolongan pertama kepada korban,” tutupnya. (Jahar)