Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan, Bupati Majene Teken MoU dengan DJPb Sulbar

  • Whatsapp
Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan, Bupati Majene Teken MoU dengan DJPb Sulbar

MAJENE, UPEKS.co.id — Bupati Majene, Andi Achmad Syukri, menandatangani Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam rangka Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan, di ruang rapat wakil bupati Majene, Rabu (15/9/2021).

Penandatanganan MoU dihadiri Kepala Kantor Kanwil Dirjen Perbendaharaan Sulbar Kementerian Keuangan, Imik Eko Putro, Bupati Majene Andi Achmad Syukri, didampingi Kepala BKAD Majene, Kasman Kabil, dilanjutkan dengan acara penandatanganan antara pihak Kanwil Dirjen Perbendaharaan Sulbar dengan Pemkab Majene.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Majene, Andi Achmad Syukri mengatakan, MoU ini adalah bentuk sinergitas antara pemerintah kabupaten Majene dan Kementerian Keuangan dalam hal dalam peningkatan kualitas pengelolaan keuangan.

“Kerja sama ini juga selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Majene, yaitu Unggul Mandiri dan Religius (UMR),” ungka Andi Syukri.

Unggul menurut Andi Syukri, yaitu dalam hal mampu mewujudkan pengelolaan keuangan yang efisien, transparan dan akuntabel yang terimplementasi melalui predikat WTP sebanyak 6 kali berturut-turut.

Kemudian Mandiri, artinya masih menjadi permasalahan saat ini karena masih rendahnya kemandirian fiskal daerah dengan melihat PAD terhadap total APBD yang belum pernah mencapai angka 10 persen.

“Kami harap sinergi yang dilaksanakan tersebut, dapat mendorong peningkatan kemandirian fiskal kabupaten Majene di tahun yang akan datang,” sebutnya.

Sementara itu, Dirjen Perbendaharaan Sulbar Imik Eko Putro mengatakan, MoU tersebut akan membantu menyatukan dan meningkatkan sudut pandang dalam pengelolaan keuangan yang tetap seirama sama dan berkualitas.

Harapannya, kata Imik memiliki dampak yang positif bagi pembangunan di Majene, apakah dalam sektor infrastruktur, ekonomi yang bertumbuh dan berkembang.

“Visi misi Bupati bisa langsung berdampak, kelihatan kualitasnya bukan hanya hal administrasi tapi fisik akan kelihatan,” ujarnya.

Ia juga berharap kinerja pengelolaan keuangan yang baik akan bermuara melalui predikat WTP. Namun predikat tersebut bukan hanya WTP semata tidak ada permasalahan yang sama terulang dan memunculkan banyak sekali catatan didalamnya.

“Kita sama-sama mengawal, dan berjuang untuk WTP yang berkualitas dan masalahnya berkurang,” pungkasnya. (Ali).

 

Pos terkait