Sampah Medis Menumpuk, Nahdawati: Kami Kewalahan

  • Whatsapp
Sampah Medis Menumpuk, Nahdawati: Kami Kewalahan
Sampah medis yang terlihat menumpuk di luar halaman gedung RSUD Latemammala Kabupaten Soppeng

SOPPENG, UPEKS.co.id — Pandemi Covid-19 berkepanjangan menyebabkan sampah limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Latemammala Kabupaten Soppeng tidak terkelola dengan baik.

Dari pantauan dilokasi, terlihat sejumlah sampah medis yang di bungkus dengan kantong berwarna kuning dan hitam menumpuk di luar.

Bacaan Lainnya

Menurut Nahdawati bagian Sanitarian RSUD Latemammala Kabupaten Soppeng, pihaknya kewalahan mengelola sampah medis di masa pandemi Covid-19.

“Kita kewalahan pak dengan sampah tersebut, karena sampah medis ini bukan hanya dari rumah sakit saja, tapi ada juga dari Labkesda dan PSC 119,” kata Nahdawati saat dihubungi, Rabu (15/9/2021).

Nahdawati mengaku bahwa saat ini gudang penyimpanan limbah B3 di rumah sakit sudah tidak bisa lagi menampung sampah limbah medis.

“Ada gudang penyimpanan sampahnya pak (TPS), tapi TPS sudah tidak muat apalagi saat ini kasus Covid sedang meningkat. Jadi sampahnya juga menumpuk,” ungkapnya.

Kata dia, kapasitas insinerator RSUD Latemmamala hanya memiliki kemampuan 55 kg per jam, sehingga membuat sampah medis menumpuk.

“Setiap hari sampah medis dibakar, kecuali hari minggu karena libur,” tandasnya. (Min)

 

Pos terkait