Ketua APSI Sulsel Lantik APSI Takalar Masa Bhakti 2021-2026

  • Whatsapp
Ketua APSI Sulsel Lantik APSI Takalar Masa Bhakti 2021-2026

TAKALAR, UPEKS.co.id–Ketua APSI Sul-Sel melantik pengurus APSI Takalar masa periode 2021-2026,pelantikan ini berlangsung diruang pertemuan diknas Kabupaten Takalar,di rangkaian dengan penyerahan SK ke pengurus APSI Takalar Rabu,,(8/9/21).

Kegiatan ini ,dihadiri sekertaris dinas Pendidikan kabupaten Takalar H Muh Arfah,S.Pd, Ketua APSI Sul-Sel yakni Drs Achmad Ramli.Korwas Diknas H Syamsuddin,S.Pd.MM,ketua terpilih APSI Takalar H Amirullah dan sejumlah pengurus APSI Kabupaten Takalar.

Bacaan Lainnya

Sebelum dilakukan pelantikan pengurus APSI Kabupaten Takalar diwakili dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan lagu mars APSI dan pembacaan Doa.dan pembacaan surat keputusan APSI Takalar oleh sekertaris APSI Sul-sel.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar diwakili oleh sekertaris Muh Arfah.S.Pd,M.Ap mengatakan, pengawas adalah ujung tombak untuk mengedukasi

inovasi kemajuan pendidikan,sebab ada tiga hal yang wajib bersinergi Kepala Sekolah, guru dan pengawas.

“Terbentuknya APSI ini memiliki tugas dan fungsi , bukan hanya kelembagaan, tapi pengawas memiliki tugas dan tanggung jawab dan tempat curhat

guru di sekolah”ujarnya.

Paling tidak guru kasek saling merindukan karena pembinaan,mari tetap kompak bersinergi sehingga pembagian pengwas bisa lebih maksimal

Secara pribadi sangat attensi pengwas sebab pilar terdepan untuk membangun pendidikan berkelanjutan

“Ada laporan analisis dan ada pemerataan. tentang kondisi sekolah untuk melihat mutu lulusan”ujarnya.

Sehingga tidak terjadi lonjakan di setiap sekolah pada saat PPDB singkronisasi dengan pengwas

“Tahun 2022 kata Arfah kita akan perjuangkan kesejahteraan Pengawas dan operasionalnya insyaallah APBD Pokok  tahun 2022 kita  usulkan.

 ruangan bisa refreshing ,bukan hanya itu operasional pengawas kami sudah rencankan Anggaran pokok tahun 2022 bisa realisasi khusus pada kesejahteraan.”ujar Sekertaris Diknas Muh Arfah.

Ketua umum APSI Sul-Sel H Ahmad, mengatakan sebagai ketua APSI lain tanggung jawab moral apa yang dan menjadi gambaran dan harapan bagi kita semua.

“Ada hajat besar perlu di diedukasi yakni image kita bentuk yang pertama bahwa tupoksi Pengawas berjalan sesuai dengan harapan yang kita capai.

“Tupoksi Pengawas harus ada capaian mutu kualitas pendidikan dan,ingat kita mempunyai cita cita wujudkan mutu dan kualitas pendidikan.”ungkapnya.

Selain itu mutu pengawas perlu juga di tingkatkan sebab ada agenda yakni program menajemen dilakukan kasek tata usaha proses belajar Mengajar oleh guru, Kompetensi setiap kompotensi mengelola adminstrasi tata usaha.

guru mengelola PBM tugas sebagai pemagwas guru dan belum capai itu pengawasan belajar berhasil

Pembimbingan gambar dan pembinaan manajemen capai 80 persen itu pemagwas sukses,ini jadi tupoksi kita

Pengawas harus memiliki inisiatif dan inovasi paling minim,sehingga diharapkan guru jangan terpaku pola tradisi buku,karena kompetensi guru perlu di edukasi jangan hanya terkonsentrasi hanya bawa buku,tidak bisa di baca,l.

Lebih jauh Ketua APSI Sulsel ,RP tidak pernah dibaca tidak ada penekanan dan pengembangan kompotensi terhadap siswa, tidak tersentuh dengan psikologis

Harus menguasai IPTEK dan bisa mengelola power points harus ada pembinaan,perlu dilakukan pengawas  supervisi Manajerial dan supervisi akademik,

Kalau  guru   hanya memilki satu buku  kompotensi sama dengan siswa , oleh karena itu perlu ada biaya penggandaan  buku  selain itu kita petakan tenaga guru dan apa yang jadi kekurangan dan kelemahan untuk mengetahui hal tersebut dilakukan  supervisi.baik guru maupun kasek.

Ada sekitar 60 persen guru tidak bisa membuat media pembelajaran sebab media sangat menunjang pengembangan imajinasi siswa ,media sangat berperan dalam mengajar.

pelatihan pendamping dan pembinaan yang tidak tersentuh ,tugas berat bagi penagwas terutama wawasan guru kasek dan perpustakaan dan perbanyak pelatihan.

Lanjut dikatakan ,jagan hanya seorang guru memiliki hanaya 100 sertifikat itu nilainya tidak ada,api paling penting adalah nilai ikhlas saat jalankan tugas sebagai guru.

“keberhasilan kebahagiaan batin mari kita jalankan tugas karena amanah , raih keberhasilan pembinaan pasti ada konsekuensi”ujar Ramli

“Integritas pengawas . tapi bangun kepercayaan kepada atasannya,tapi jangan jadikan kepentingan pribadi,tupoksi bentengi kasek itu tugas seorang pengawas,”jelasnya.

Jangan bela kasek karena kepentingan, pengawas itu adalah pengayom yang memilki integritas yang tinggi dalam mengendalikan pendidikan

kompetensi pengawas membentuk guru dan kasek lebih baik”siap bimbingan gratis jauh lebih berharga untuk mengisi tabungan akhirat.

Sementara ketua Terpilih APSI Takalar H Hamirullah saung mengatakan,mari kita pengawas dirindukan ketika kita tidak ada,dan pengawas itu harus jadi motivator bagi guru untuk pendidikan kedepan.(Jahar)