Tuntaskan Sakit Gigi dengan JKN-KIS

  • Whatsapp
Narasumber : Hasriani Chatib
Narasumber : Hasriani Chatib

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

 

 

 

Makassar, Upeks.co.id – Hasriani Chatib (43) punya cerita tersendiri mengenai Program JKN–KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Saat ditemui pada Rumah Sakit ST. Khadijah III, Kamis (17/06), ibu satu anak ini menceritakan pengalamannya berobat sebagai peserta JKN – KIS karena sakit gigi yang telah dialaminya selama dua bulan terakhir.

“Awalnya itu kayak ngilu begitu. Saya biarkan saja, seperti biasanya dua tiga hari sembuh sendiri sakitnya. Tapi yang terakhir itu kok rasanya sakitnya tidak hilang tapi malah semakin parah,” ujar Hasriani.

Karena tak kunjung sembuh dan semakin menganggu aktivitasnya, Hasriani pun memeriksakan diri ke klinik tempatnya terdaftar untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kondisi giginya.

Beruntung bagi Hasriani yang merupakan Pegawai Negeri Sipil terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ketika berobat. Terlebih, perawatan giginya memerlukan pemeriksaan yang berulang-ulang untuk bisa sembuh secara optimal.

“Dulu kalau sakit gigi itu kalau diperiksa sekarang, maka baru minggu depan atau dua minggunya lagi kontrol ke klinik. Bisa lama pengobatannya, kurang lebih dua bulan. Sekarang mendapatkan rujukan ke rumah sakit untuk tindakan intensif alhamdulillah pakai kartu JKN-KIS prosesnya lebih cepat, serta tidak keluar biaya apapun,” tegasnya.

Bagi Hasriani, menjadi peserta JKN–KIS saat ini merupakan hal yang sangat penting, mengingat penyakit merupakan sesuatu yang tidak dapat di prediksi kapan akan datang. Terlebih biaya pelayanan kesehatan saat ini semakin tinggi. Dirinya dan anggota keluarganya tidak lagi kesulitan untuk mengakses pelayanan kesehatan saat memerlukan.

“Kalau ada kartu ini sudah tidak perlu bayar lagi waktu periksa. Seandainya sewaktu–waktu perlu ke dokter lagi sudah tidak pusing lagi memikirkan biaya. Tapi ya kalau saya berharapnya bisa sehat terus,” pungkasnya.(jamkesnews)

Pos terkait