Berjuang Bersama JKN-KIS Melawan Tumor Langka

  • Whatsapp
Berjuang Bersama JKN-KIS Melawan Tumor Langka
Narasumber : Nuraeni

Mamuju, Upeks.co.id – Tumor kelenjar ludah adalah kondisi langka di mana pertumbuhan kelenjar ludah tidak normal. Penyakit inilah yang dialami oleh Nuraeni (44), seorang aparatur sipil negara Provinsi Sulbar.

Ia menceritakan kepada Jamkesnews saat melakukan pengobatan di Rumah Sakit Regional Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (22/06). Ia mengaku sudah sejak tahun 2019 melakukan pengobatan tumor kelenjar ludah menggunakan kartu JKN-KIS.

Bacaan Lainnya

“Gejala awal penyakit yang saya alami ini berawal dari belakang telinga saya mengalami benjolan tapi tidak sakit. Setelah beberapa minggu baru terasa tidak nyaman dan akhirnya mulai melakukan pemeriksaan di FKTP saya di dr. H. Jumakil Syam,” tutur Nuraeni.

Sudah sejak 2003 terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, Nuraeni tetap merasakan manfaat yang baik dari program tersebut. Tak sekalipun ia merasakan pelayanan yang kurang baik.

“Sering saya pakai kartu JKN-KIS ini untuk pengobatan yumor kelenjar ludah, walaupun harus bolak-balik untuk periksa tetap saya lakukan karena selama melakukan pengobatan ini saya tidak pernah melakukan pembayaran sama sekali,” ungkap Nuraeni.

Saat dirinya menjalani pengobatan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit, Nuraeni mengaku mendapatkan pelayanan yang ramah dari dokter hingga perawat. Tidak ada perbedaan layanan dengan pasien lainnya yang tidak menggunakan JKN-KIS.

“Ketika di Puskesmas dan rumah sakit semuanya baik. Saya masuk langsung ditangani. Proses administrasinya juga cepat dan tidak ribet. Jadi kabar-kabar yang saya dengar di luar itu tidak benar. Saya sudah membuktikannya sendiri,” terang Nuraeni.

Nuraeni pun menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan. Tanpa adanya Program JKN-KIS, orang-orang yang belum mampu membayar biaya kesehatan pasti akan kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjangkau. Nuraeni mengaku dirinya menaruh harapan besar akan kelangsungan program ini.(jamkesnews)

Pos terkait