Bappeda Luwu Mediasi Pemuda Millenial Ikuti Kompetisi PFMuda Pertamina

Bappeda Luwu Mediasi Pemuda Millenial Ikuti Kompetisi PFMuda Pertamina

LUWU, UPEKS.co.id -– Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Daerah (Bappelitbangda), menggelar rapat koordinasi dengan para Kepala OPD di ruang rapat kantor Bappelitbangda, Kamis (15/7/2021).

Rakor ini diselenggarakan dalam rangka persiapan keikutsertaan Kabupaten Luwu dalam Kompetisi Usulan Proyek Sosial Program PFmuda Pertamina

Bacaan Lainnya

“Lomba ini nantinya boleh diikuti oleh para pemuda Millenial Kabupaten Luwu yang berusia 17-35 tahun. Baik diikuti secara kelompok maupun Individu, para peserta menuangkan segala Kreativitas dan prakarsanya melalui proposal yang isinya menuntaskan isu-isu sosial melalui foto, video dan tulisan. Tujuan PFmuda menemukan young leaders inspiratif yang memiliki kepekaan sosial dengan aksi-aksi solusi inovatif untuk menjawab problem di sekitar kehidupannya”, jelas Sekretaris Bappelitbangda, Muh Yusuf

Bappeda Luwu Mediasi Pemuda Millenial Ikuti Kompetisi PFMuda Pertamina

Program PFmuda 2021 yang digagas oleh Pertamina Foundation kembali digelar dengan mengusung tema “Inovasi Generasi Milenial dalam Menuntaskan Isu-isu Sosial”. Kompetisi PFmuda 2021 bertujuan membuka kesempatan generasi muda untuk berani merealisasikan gagasannya dalam sebuah prakarsa proyek sosial.

Pelaksanaan kegiatan PFmuda 2021 berpedoman protokol kesehatan pandemi Covid-19. Seluruh rangkaian kegiatan PFmuda didukung platform digital, yaitu sistem aplikasi mulai pendaftaran, evaluasi administrasi, seleksi, wawancara, pelatihan, pendampingan sampai dengan publikasi karya. Proses Seleksi secara online dengan tahapan awal proses registrasi dan pengiriman proposal serta kelengkapan administrasi yang berakhir hingga 31 Juli 2021

“Ide-ide Inovasi dapat berupa pengembangan dan inovasi terbaru dituangkan dalam sebuah proposal kemudian diserahkan ke Bappelitbangda untuk diakomodir. Setelah dikirim ke panitia, Proposal ini nantinya akan melalui beberapa tahap seleksi,” lanjutnya

Kategori Isu Sosial yang dapat dijadikan bahan inovasi antara lain, Kemiskinan, Pendidikan/Pelatihan, Kesehatan, Penanganan Covid-19, Lingkungan, Energi, Teknologi/Aplikasi/Platform, Disabilitas/kebutuhan khusus, Kewirausahaan/Ekonomi, Pariwisata dan Seni Budaya, Masyarakat terisolir/adat.

“Disediakan apresiasi bantuan pendanaan dengan total nilai lebih dari Rp850 juta untuk membantu merealisasikan proyek sosialnya bagi mereka yang lolos dan menjadi terbaik dalam ajang kompetisi yang bersifat terbuka”, tutup Muh Yusuf. (Echa)

Pos terkait